Breaking News:

DPRD Pekanbaru

DPRD Pekanbaru Gelar Rapat Paripurna LKPj Walikota Pekanbaru, Bahas PAD Turun Drastis

DPRD Pekanbaru menggelar rapat paripurna penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Walikota Pekanbaru, Senin

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - DPRD Pekanbaru menggelar rapat paripurna penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Walikota Pekanbaru, Senin (29/1/2021) di ruang Paripurna DPRD.

Paripurna dipimpin Ketua DPRD Pekanbaru Hamdani SIP, di dampingi tiga wakilnya Ginda Burnama ST, Ir Nofrizal MM, T Azwendi Fajri SE, serta anggota dewan lainnya.

Sementara dari Pemko, dihadiri Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi, plus beberapa pejabat eselon II.

Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi (kiri) menyerahkan berkasĀ  Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Walikota Pekanbaru, kepada Ketua DPRD Pekanbaru Hamdani SIP, dalam Rapat Paripurna, Senin (29/1/2021) di ruang Paripurna DPRD.
Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi (kiri) menyerahkan berkas  Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Walikota Pekanbaru, kepada Ketua DPRD Pekanbaru Hamdani SIP, dalam Rapat Paripurna, Senin (29/1/2021) di ruang Paripurna DPRD. (DPRD Pekanbaru)

Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi menyampaikan, LKPj Tahun 2020, mengalami penurunan secara drastis dari sisi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dijelaskan, bahwa penurunan tersebut disebabkan oleh wabah Covid-19, yang melanda hampir seluruh dunia termasuk Kota Pekanbaru.

Sehingga, banyak dilakukan refocusing anggaran dalam pemulihan ekonomi.

"Gambaran ekonomi mengalami penurunan. Pertumbuhan ekonomi yang awalnya 6,01 persen menjadi 4,00 persen. Yang paling minim adalah PAD yang ditargetkan Rp 1,2 triliun hanya tercapai Rp 600 miliar," papar Ayat.

Penurunan yang sangat luar biasa ini tambahnya, menyebabkan seluruh sektor kegiatan di instansi OPD Pemko menjadi terhambat. Hal ini dikarenakan sektor bidang jasa sebagai penyumbang pajak terbesar banyak yang gulung tikar.

"Makanya kegiatan fisik tidak bisa terealisasi dengan maksimal. Sekali lagi, ini karena suasana Pandemi sehingga kegiatan banyak tidak tercapai," sebutnya.

Tidak hanya ekonomi, kegiatan lain seperti Pendidikan dan infrastruktur banyak dialihkan guna memperkuat perekonomian yang menurun akibat pandemi Covid-19.

"Untuk kegiatan fisik perbaikan jalan yang awalnya dianggarkan Rp 4-5 miliar, karena refocusing tinggal Rp 1 miliar. Itupun tidak bisa dilakukan sepenuhnya," jelasnya.

Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Hamdani MS, menyebutkan, laporan LKPj dalam sektor PAD ini, turut menjadi perhatian dari pihaknya.

Sebagai mitra dari Pemko, ke depan dia akan memberikan masukan mengenai penyusunan APBD di tahun anggaran 2022 nantinya.

"Laporan PAD tahun 2020 hanya tercapai sekitar 54 persen dari target ke realisasi berbanding jauh. Tahun 2022 nanti akan kita lakukan penyusunan target-target PAD. Karena target PAD ini terkait dengan realisasi APBD. Kalau dibuat target terlalu tinggi, realisasinya tidak sesuai," paparnya. (Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi).  

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved