Breaking News:

Warga Tenggelam di Sungai Kampar

Siapa yang Ditelepon Fredy Sebelum Terjun ke Sungai? 3 Hari Pencarian,ABK di Pelalawan Tak Bernyawa

Sebelum melompat ke Sungai Kampar,ABK di Pelalawan menelepon seseorang. Siapa yang ditelepon Fredy sebelum terjun ke sungai?

istimewa
Siapa yang Ditelepon Fredy Sebelum Terjun ke Sungai? 3 Hari Pencarian,ABK di Pelalawan Tak Bernyawa. Evakuasi jenazah ABK di Pelalawan, Senin (29/3/2021). 

"Kita apresiasi upaya dan kerja keras dari personil tim gabungan dalam pencarian ini," a.

Korban Ditemukan Mengapung Setelah 38 Jam Hilang

Pekerja yang tenggelam di Sungai Kampar SP ll Kecamatan Pelalawan Kabupaten Pelalawan Riau akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Senin
Pekerja yang tenggelam di Sungai Kampar SP ll Kecamatan Pelalawan Kabupaten Pelalawan Riau akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Senin (Ist)

Seorang Anak Buah Kapal (ABK), Fredy Husin (28), yang tenggelam di Sungai Kampar Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan, Riau akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (29/3/2021).

Korban Fredy didapati mengapung di tengah Sungai Kampar tepatnya di SP 1 Desa Kuala Tolam Kecamatan Pelalawan. Jarak penemuan jenazah korban dengan tempat tenggelam sekitar 500 meter hingga 1 kilometer.

Tim gabungan langsung melakukan evakuasi terhadap mayat korban dari sungai ke darat.

"Lokasinya kurang lebih berjarak 500 meter. Tapi namanya sungai tidak bisa kita ukur secara pasti," terang Kapolres Pelalawan AKBP Indra Wijatmiko SIK melalui Kapolsubsektor Pelalawan, Ipda Muharris kepada Tribunpekanbaru.com.

Tim gabungan dari berbagai instansi melakukan pencarian terhadap korban yang tenggelam di Sungai Kampar Kecamatan Bunut Kabupaten Pelalawan, Minggu (28/03/2021).
Tim gabungan dari berbagai instansi melakukan pencarian terhadap korban yang tenggelam di Sungai Kampar Kecamatan Bunut Kabupaten Pelalawan. (ISTIMEWA)

Muharris menyebutkan, korban tenggelam sejak Sabtu (27/3/2021) pukul 18.20 WIB dan dilakukan pencarian oleh tim gabungan sepanjang Hari Minggu (28/3/2021) lalu, tetapi tidak membuahkan hasil.

Kemudian pencarian dilanjutkan kembali pada Senin (29/03/2021), personil gabungan sepeti Polsek, Satpolair Polres Pelalawan, BPBD, Satpol PP dan Damkar, tim kecamatan, serta masyarakat setempat.

Sekitar pukul 08.45 Wib jenazah korban mengapung ke permukaan sungai dengan kondisi utuh dan warna kulit memutih atau pucat.

Diperkirakan korban hilang di tengah arus sungai selama kurang lebih 38 jam setelah melompat dari atas kapal tongkang tempatnya bekerja.

"Jenazah langsung dibawa dari Pelalawan ke RSUD Selasih Pangkalan Kerinci," terang Muharris.

( Tribunpekanbaru.com / Johannes Wowor Tanjung )

Penulis: johanes
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved