Breaking News:

Tribun Photo

Foto: Banjir di Perumahan Pekanbaru Berangsur Surut Namun Banyak Rumah Masih Terendam

Bnajir yang merendam puluhan rumah di perumahan Pesona Harapan Indah Jalan Cengkeh,Pekanbaru berangsur surut

TRIBUNPEKANBARU/DODI VLADIMIR
Puluhan rumah di Perumahan Pesona Harapan Indah Jalan Cengkeh Pekanbaru yang terendam banjir kini mulai berangsur surut, Selasa (30/3/2021). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Puluhan rumah di perumahan Pesona Harapan Indah Jalan Cengkeh, Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru yang terendam banjir kini mulai berangsur surut, Selasa (30/3/2021).

Walaupun banjir mulai berangsur surut namun banjir masih merendam sebagian rumah yang membuat warga terpaksa mengungsi.

Puluhan rumah di Perumahan Pesona Harapan Indah Jalan Cengkeh Pekanbaru yang terendam banjir kini mulai berangsur surut, Selasa (30/3/2021).
Puluhan rumah di Perumahan Pesona Harapan Indah Jalan Cengkeh Pekanbaru yang terendam banjir kini mulai berangsur surut, Selasa (30/3/2021). (TRIBUNPEKANBARU/DODI VLADIMIR)

Sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru, Indra Pomi Nasution mengatakan ada ratusan titik banjir yang harus ditangani di Kota Pekanbaru.

Master plan Penanganan Banjir di Kota Pekanbaru mencatat ada 131 titik banjir yang harus diatasi.

Proses penanganan banjir di Kota Pekanbaru ternyata butuh anggaran yang tidak sedikit. Jumlah anggaran yang dibutuhkan untuk menangani seluruh titik banjir kota berkisar Rp 150 miliar.

"Kita butuh anggaran Rp 150 miliar untuk menuntaskan permasalahan banjir di kota ini," ujar

Menurutnya, proses penanganan banjir di kota ini harus berjalan secara bertahap.

Ia memprediksi penanganan banjir tuntas dalam enam tahun.

Puluhan rumah di Perumahan Pesona Harapan Indah Jalan Cengkeh Pekanbaru yang terendam banjir kini mulai berangsur surut, Selasa (30/3/2021).
Puluhan rumah di Perumahan Pesona Harapan Indah Jalan Cengkeh Pekanbaru yang terendam banjir kini mulai berangsur surut, Selasa (30/3/2021). (TRIBUNPEKANBARU/DODI VLADIMIR)

Indra menyebut target itu tercapai bila setiap tahun anggaran penanganan banjir mencapai Rp 25 miliar.

Target capaian bakal lebih cepat bila anggaran setiap tahunnya untuk penanganan banjir lebih cepat.

"Kalau anggaran lebih banyak tentu lebih cepat penanganan banjir di ratusan titik itu," paparnya.

Indra mengarakan bahwa jumlah titik banjir tersebut belum termasuk titik banjir yang kewenangan Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS).

Ada 13 titik banjir di bawah kewenangan BWSS.

Titik tersebut juga belum termasuk yang masuk dalam titik kewenanganan penanganan banjir oleh Pemerintah Provinsi Riau. Ada 29 titik yang di bawah kewenangan pemerintah provinsi.

(www.tribunpekanbaru.com / Doddy Vladimir)

Penulis: Dodi Vladimir
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved