Breaking News:

Pantang Mengharapkan Belas Kasihan, Venezuela Pilih Barter Minyak dengan Vaksin Corona

Daripada mengharapkan belas kasihan, Venezuela pilih barter minyak dengan kebutuhan vaksin virus corona untuk rakyatnya

Editor: Budi Rahmat
ERNESTO BENAVIDES / AFP
Pantang Mengharapkan Belas Kasihan, Venezuela Pilih Barter Minyak dengan Vaksin Corona 

Kebutuhan itu coba dipenuhi dengan dana Venezuela yang dibekukan di rekening luar negeri karena sanksi, dan melalui pengiriman minyak.

"Venezuela memiliki kapal minyak dan memiliki pelanggan yang akan membeli minyak kami," kata Maduro dalam pidato televisi pemerintah melansir Reuters.

"Kami siap untuk (menukar) minyak dengan vaksin, tapi kami tidak akan memohon pada siapa pun."

Venezuela telah menerima dosis vaksin dari sekutunya Rusia dan China.

Pemerintah dan oposisi telah melakukan pembicaraan dengan Pan American Health Organisation (PAHO) mengenai akses Venezuela ke vaksin melalui Covax.

Tetapi pemerintahnya pekan lalu menyatakan mereka tidak akan menerima vaksin AstraZeneca PLC, salah satu inokulasi utama yang digunakan oleh Covax di Amerika Latin.

Washington mencap Maduro, yang telah menyaksikan keruntuhan ekonomi negara Amerika Selatan itu sejak menjabat pada 2013, sebagai diktator.

Presiden 58 tahun itu dituding mencurangi pemilihan kembali pada 2018, dan telah melanggar hak asasi manusia dalam tindakan keras terhadap perbedaan pendapat.

Maduro mengatakan Washington berusaha untuk menggulingkannya dalam kudeta untuk mengontrol cadangan minyak Venezuela, yang diklaim sebagai yang terbesar di dunia.(*)

Sumber Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved