Breaking News:

Gejolak Partai Demokrat

Sebut Masih Ada PTUN dan MA, Demokrat Kubu Moeldoko di Riau Dipesankan untuk Tetap Solid

Kader Demokrat kubu Moeldoko di Riau mengaku sudah mendengar langsung keputusan Menkumham yang menolak berkas kepengurusan KLB

HO / Tribunnews
Moeldoko dan AHY 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kader Demokrat kubu Moeldoko di Riau mengaku sudah mendengar langsung keputusan Menkumham yang menolak berkas kepengurusan KLB Sibolangit.

Namun mereka diminta tetap tenang dan bersabar karena masih ada upaya hukum lain melalui PTUN dan MA.

"Iya benar sudah diputuskan, sesuai pesan pak Moledoko masih ada PTUN dan MA. Kader bersama beliau diharapkan masih sabar dan masih ada proses yang harus dilalui,"ujar Kader Demokrat Ikut KLB Sibolangit Sumatera Utara Indra Rukmana kepada Tribunpekanbaru.com Rabu.

Menurut Indra Rukmana, itu keputusan politik di daerah, dan dengan tegas Indra mengatakan ini belum akhir semuanya namun masih ada saluran lain.

"Yang jelas semua yang hadir di KLB dan mendukung KLB tetap tenang dan solid. Ini pesan baru saya terima dari DPP,"jelasnya.

Indra Rukmana juga menyampaikan keputusan dari Menkumham ini bagian dari proses biasa dalam politik.

"Yang kemarin ikut deklarasi bagian dari Moeldoko, ini pilihan politik kita,"ujarnya.

Menteri Hukum dan HAM (Menkumham), Yasonna Laoly mengatakan, pemerintah menolak kepengurusan Partai Demokrat versi KLB.

Ia mengatakan, Partai Demokrat versi KLB memohon pengesahan KLB terkait perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta perubahan kepengurusan Partai Demokrat.

Tata cara pemeriksaan dan verifikasi berdasarkan Peraturan Menkumham Nomor 34 Tahun 2017.

Halaman
1234
Penulis: Nasuha Nasution
Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved