Breaking News:

Video Berita

VIDEO: Masa Sosialisasi Sistem Tilang Elektronik, Ribuan Pelanggaran Masih Terjadi

Setiap hari rata-rata masih terjadi pelanggaran diatas angka 2.000, dari sejumlah titik yang terpantau.

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Dalam masa sosialisasi sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik, pelanggaran masih banyak terjadi dilakukan oleh masyarakat pengguna jalan.

Kabid Humas Polda Riau, Sunarto mengatakan, bahkan setiap hari rata-rata masih terjadi pelanggaran diatas angka 2.000, dari sejumlah titik yang terpantau.

"Masih diangka 2.000 angka setiap harinya. Misalnya pada 29 Maret, terpantau 2.100 pelanggar," kata Sunarto kepada Tribun, Rabu (31/3/2021).

Jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya melakukan sosialisasi sistem tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE), Senin (15/10/2018).
Jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya melakukan sosialisasi sistem tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE), Senin (15/10/2018). (Kompas.com/Sherly Puspita)

Dari banyaknya pelanggaran, yang terbanyak dikatakannya adalah masyarakat tidak menggunakan helm dan juga yang melanggar marka jalan.

"Tidak menggunakan helm dan melanggar marka jalan yang paling banyak," ujarnya.

Dari data pihak kepolisian, pada tanggal 23 Maret terdapat 2.708 pelanggaran, tanggal 24 Maret 2.736, tanggal 25 Maret 2.644, tanggal 26 Maret 2.288, tanggal 27 Maret 2.591 pelanggaran.

Juga diakuinya, terkadang ada kecenderungan naik, dan kadang juga ada kecenderungan menurun.

"Dengan menurunnya angka pelanggaran, artinya tingkat kesadaran masyarakat semakin tinggi," ujarnya.

(Tribunpekanbaru.com/Alexander)

Penulis: Alex
Editor: jefri irwan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved