Breaking News:

Usai Divaksin Covid-19, Gubri Syamsuar Sebut Tak Alami Gejala Apapun : Padahal Saya Hipertensi

Gubernur Riau Syamsuar menerangkan setelah divaksin dan istirahat 30 menit tidak terlihat gejala yang berarti.

Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Gubernur Riau Syamsuar melakukan vaksinasi dalam rangka untuk menjaga imunitas agar tidak mudah tertular Covid-19 di Balai Pelangi, Kamis (1/4/2021). (www.tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir)  

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Usai menjalani penyuntikan vaksin, Gubernur Riau Syamsuar mengaku tidak mengalami gejala apa-apa.

Baik demam, mual maupun pusing. Padahal Gubri mengaku memiliki penyakit hipertensi.

Gubernur Riau Syamsuar turut diperiksa kesehatannya sebelum di lakukan penyuntikan vaksin Covid-19.

Gubernur Riau beserta keluarga dan sejumlah pekerja di rumah dinas Gubernur Riau turut mendapatkan vaksinasi Covid-19.

Gubernur Riau Syamsuar menerangkan setelah divaksin dan istirahat 30 menit tidak terlihat gejala yang berarti.

"Alhamdulillah tidak ada reaksi atau gejala. Padahal saya ada hipertensi. Mudah mudahan tidak bergejala selanjutnya," kata Gubri Syamsuar, Jumat (2/4/2021).

Baca juga: Sembuh dari Covid-19, Gubri Syamsuar dan Istri Jalani Penyuntikan Vaksin

Baca juga: Pelantikan Bupati Pelalawan Terpilih, Gubernur Riau Syamsuar Sebut Secara Serentak

Baca juga: Lantik Chairul Riski Jadi Pj Bupati Inhu, Hal Ini yang Dipesankan Gubernur Riau Syamsuar

Gubernur Riau Syamsuar melakukan vaksinasi dalam rangka untuk menjaga imunitas agar tidak mudah tertular Covid-19 di Balai Pelangi, Kamis (1/4/2021). (www.tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir) 
Gubernur Riau Syamsuar melakukan vaksinasi dalam rangka untuk menjaga imunitas agar tidak mudah tertular Covid-19 di Balai Pelangi, Kamis (1/4/2021). (www.tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir)  (Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir)

Gubernur Riau menjelaskan vaksinasi dilakukan untuk menjaga imunitas tubuh dari wabah pandemi Covid-19.

Gubernur Riau turut berharap masyarakat Riau tidak perlu takut untuk di vaksin Covid-19.

"Harapan kami bagi masyarakat ikuti himbauan pemerintah agar dapat melaksanakan vaksin Covid-19 . Selain itu masyarakat juga tetap jaga Protokol Kesehatan. ini merupakan bagian ikhtiar kita agar tidak semakin banyak penukaran Covid-19 di Provinsi Riau," ujarnya

Gubri menambahkan bagi masyarakat yang ingin di vaksin tidak perlu takut. Sebab pemerintah juga sudah siapkan tenaga medis termasuk dokter untuk memeriksa warga yang ingin di vaksin apakah bisa di vaksin sesuai kondisi kesehatannya.

Gubernur Riau Syamsuar melakukan vaksinasi dalam rangka untuk menjaga imunitas agar tidak mudah tertular Covid-19 di Balai Pelangi, Kamis (1/4/2021). (www.tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir) 
Gubernur Riau Syamsuar melakukan vaksinasi dalam rangka untuk menjaga imunitas agar tidak mudah tertular Covid-19 di Balai Pelangi, Kamis (1/4/2021). (www.tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir)  (Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir)

"Masyarakat tidak perlu takut karena dokter memeriksa juga dan tahu mana orang yang bisa di vaksin dan tidak di vaksin.

Jadi masyarakat tidak perlu takut di vaksin yang penting untuk yang tidak pernah terkena Covid-19 vaksinasi tetap di lakukan 2 kali dengan masa waktu per 14 hari dari vaksin pertama, sedangkan bagi penyintas dengan masa waktu 24 hari dari vaksin pertama," katanya.

(Tribunpekanbaru.com/ Syaiful Misgiono)

Berita terkait vaksinasi

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved