Breaking News:

UPDATE Penerima Vaksin AstraZeneca: 7 dari 30 Pasien Pembekuan Darah Meninggal di Inggris

Laporan ini dikeluarkan Inggris di tengah maraknya negara-negara yang menghentikan sementara penyuntikan vaksin Covid-19 AstraZeneca.

Internet
Ilustrasi 

Sebanyak 22 kasus adalah trombosis sinus vena serebral, kondisi langka ketika gumpalan darah terbentuk di otak.

Sementara itu delapan kasus lainnya berupa pasien menderita trombosis dan rendahnya trombosit darah, yang dapat berujung pembekuan darah.

Namun di situswebnya regulator menulis, manfaat vaksin Covid-19 lebih besar daripada risikonya.

Baca juga: Ampuh Menghilangkan Bercak Hitam, Simak Cara Membersihkan Flek Hitam di Wajah Pakai Bahan Alami Ini

Baca juga: Mesin ATM di Supermarket di Agam Sumbar Dibobol dengan Las, Uang Rp 350 Juta Raib

AstraZeneca bulan lalu mengatakan, setelah uji coba efisiensi di Amerika Serikat vaksinnya mencegah Covid-19 dan tidak meningkatkan risiko pembekuan darah.

Inggris sudah menyuntikkan lebih dari 31 juta dosis pertama vaksin virus corona dari Oxford-AstraZeneca dan Pfizer-BioNTech. Warga tak bisa memilih mau vaksin yang mana.

Inggris pada Juni 2020 memesan 100 juta dosis vaksin AstraZeneca dan mendukung perkembangannya.

https://www.kompas.com/global/read/2021/04/03/205254270/vaksin-astrazeneca-7-dari-30-pasien-pembekuan-darah-meninggal-di-inggris?page=all#page2

Penulis:
Editor: Firmauli Sihaloho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved