Breaking News:

Ahli Epidemiologi Sarankan Lansia dan Penyakit Kronis Tarawih di Rumah, Ini Sebabnya

Ketua Himpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (HAEI) Riau Wildan Asfan menyarankan agar Lansia untuk salat tarawih di rumah saja.

Tribun Pekanbaru/T Muhammad Fadhli
FOTO ILUSTRASI - Salat tarawih. Ketua Himpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (HAEI) Riau Wildan Asfan menyarankan agar Lansia untuk salat tarawih di rumah saja. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBAR salat tarawih di rumah saja.U - Ketua Himpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (HAEI) Riau Wildan Asfan menyarankan agar orang lanjut usia (Lansia) dan orang yang memiliki penyakit penyerta Covid untuk menjalankan ibadah

Karena masih ada potensi rentan penularan saat menjalankan ibadah di masjid dan musala.

Menurut Wildan Asfan untuk di Pekanbaru dan Riau umumnya, tidak ada larangan jalankan tarawih, termasuk di daerah zona merah,.

"Cuma anjuran untuk melaksanakan Protokol Kesehatan lebih ketat. Biasanya 2 minggu pertama jamaah tarawih itu yang ramai,"ujar Wildan Asfan.

Terpenting menurut Wildan Asfan, perlu lebih hati-hati terutama untuk lansia dan orang yang punya penyakit-penyakit penyerta yang bisa memperberat bila tertular Covid-19.

"Saran saya lansia dan yang punya penyakit kronis tetap tarawih di rumah saja,"ujarnya.

Wildan juga menyarankan, tetap dijaga jarak saat solat tarawih.

"Saran saya tetap ada jarak 1 meter, kalau penuh mungkin perlu tambahan tenda. 4 Meter tetap laksanakan,"jelasnya.(tribubpekanbaru.com/Nasuha Nasution)

Artikel lain terkait Covid-19

Penulis: Nasuha Nasution
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved