Breaking News:

Cara Unik Sambut Ramadhan, Warga Perumahan Ini Borong Jualan Pedagang Kaki Lima

Menyambut bulan suci Ramadhan 1442 tahun 2021 ini, warga perumahan di Pekanbaru menggelar cara yang unik, memborong jualan pedagang kaki lima, Sabtu

Tribun Pekanbaru/Alex Sander
Menyambut bulan suci Ramadhan 1442 tahun 2021 ini, warga perumahan Cipta Karya Regency (CKR) Pekanbaru menggelar cara yang unik,┬ámemborong jualan pedagang kaki lima, Sabtu (3/4/2021) malam. Hal itu dilakukan saat acara silaturahmi antar warga komplek dengan mengundang Ustad Mulyadi. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Menyambut bulan suci Ramadhan 1442 tahun 2021 ini, warga perumahan Cipta Karya Regency (CKR) Pekanbaru menggelar cara yang unik, memborong jualan pedagang kaki lima, Sabtu (3/4/2021) malam.

Hal itu dilakukan saat acara silaturahmi antar warga komplek dengan mengundang Ustad Mulyadi.

Beberapa pedagang kaki lima yang tinggal tidak jauh dari perumahan tampak sudah berjejer, mulai dari sate, bakso bakar, lotek, jagung bakar, soto, dan banyak lagi kulineran lainnya.

Walau hujan sempat turun dengan deras, namun tidak menyurutkan warga komplek CKR yang berjumlah 73 Kepala Keluarga (KK) tersebut untuk melanjutkan kegiatan itu.

Para bapak dan ibu warga komplek perumahan serta anak-anak turut meramaikan kegiatan yang
diawali dengan ceramah agama oleh ustad yang sudah diundang, kemudian doa bersama.

Ketua Perumahan CKR, Supriadi mengatakan, kegiatan itu dilaksanakan pihaknya dalam menyambut bulan suci Ramadan, yang sudah menjadi kegiatan rutin perumahan tersebut setiap tahunnya.

"Ini merupakan kegiatan rutin kita setiap tahun, bersilaturahmi dan maaf-maafan dengan sesama warga komplek jelang memasuki bulan Ramadan. Walau sempat hujan deras, Alhamdulillah warga tetap semangat dan kegiatan berjalan dengan lancar," kata Yadi kepada Tribun, disela-sela kegiatan.

Dikatakan Yadi, pihaknya memang sengaja memborong jualan pedagang kaki lima yang tinggal tidak jauh dari perumahan, sehingga para pedagang pun bisa ikut gembira dengan adanya kegiatan itu.

"Kami memang sengaja tidak masak-masak, sehingga pedagang yang berjualan dekat perumahan bisa diborong jualannya, kami pun tak sibuk-sibuk. Paling ibu-ibu bawa kue dan buah," tuturnya. (Tribunpekanbaru.com/Alexander)

Artikel lain terkait Ramadhan

Penulis: Alex
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved