Breaking News:

Konflik Gajah Liar vs Manusia di Kuansing Riau Kerap Terjadi, Diduga Berikut Ini Jadi Penyebabnya

Konflik antara kawanan gajah liar dan manusia di Kuansing kerap terjadi. Kegiatan panen di dalam hutan diperkirakan jadi penyebab

istimewa
Konflik Gajah Liar vs Manusia di Kuansing Riau Kerap Terjadi, Diduga Berikut Ini Jadi Penyebabnya. Foto:Kawanan gajah teelihat di kebun warga Desa Teratak Rendah, Kecamatan Logas Tanah Darat (LTD), Kuansing 

TRIBUNPEKANBARU.COM, TELUK KUANTAN - Konflik antara kawanan gajah liar dan manusia di Kuansing kerap terjadi. Kegiatan panen di dalam hutan diperkirakan jadi penyebab.

Konflik terbaru kawanan gajah liar yakni di Desa Teratak Rendah, Kecamatan Logas Tanah Darat (LTD) Kuansing.

Sekitar 10 hektare kebun sawit warga yang dirusak.

Aksi kawanan gajah di Desa Teratak Rendah terjadi sejak Rabu malam (31/3/2021).

Hingga kini kawanan masih berkeliaran di desa tersebut.

Sebelumnya, konflik kawanan gajah merusak kebun warga pada pertengahan Maret lalu terjadi di Desa Gunung Melintang, Kecamatan Kuantan Hilir.

Juga terjadi di Desa Situgal dan Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Logas Tanah Darat (LTD).

Untuk konflik di Desa Teratak Rendah, sang Kades Nasripan mengatakan, dalam sepuluh tahun terakhir, ini konflik pertama terjadi dengan gajah.

"Dalam 10 tahun terakhir, ini yang pertama terjadi," kata Nasripan pada Tribunpekanbaru.com , Minggu (4/4/2021).

Kebun sawit milik warga Desa Teratak Rendah, Kecamatan Logas Tanah Darat (LTD), Kuansing, Riau yang dirusak kawanan gajah.
Kebun sawit milik warga Desa Teratak Rendah, Kecamatan Logas Tanah Darat (LTD), Kuansing, Riau yang dirusak kawanan gajah. (istimewa)

Nasripan menduga, adanya aktifitas panen panen kayu di wilayah hutan jadi penyebab kawanan gajah keluar dan masuk ke kebun warga.

Halaman
123
Penulis: Dian Maja Palti Siahaan
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved