Breaking News:

Tes Perawan Pakai Sapu Tangan Disiarkan di TV, Program Ini Dikecam Keras!

dia membuat sebuah laporan yang mengkritik program televisi pertunjukan realita karena memperlihatkan stereotip.

freepik.com
Ilustrasi Perawan 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Tes keperawanan pengantin wanita yang dipertontonkan di sebuah program TV bikin geger Prancis.

Tayangan tersebut berisi cuplikan cara menjalani ritual tes keperawanan.

Ditayangkan pula cara pemeriksaan selaput dara menggunakan sapu tangan.

Akan teteapi serial televisi pertunjukan realitas di Prancis ini mengundang kecaman dari pejabat tinggi pemerintah terkait tayangan yang meminta pengantin perempuan untuk menguji keperawanannya.

Menteri urusan Kewarganegaraan Marlène Schiappa telah menulis surat kepada badan pengawas siaran Prancis, CSA, untuk menyatakan bahwa dia marah terkait tayangan serial Incredible Gypsy Weddings, terutama saat memperlihatkan suatu ritual yang mana pengantin wanita diperiksa oleh kerabat perempuan menjelang acara pernikahan, apakah masih perawan atau tidak.

Program itu terinspirasi oleh serial Big Fat Gypsy Weddingsyang disiarkan oleh saluran Channel 4 Inggris.

Namun, bedanya, serial Prancis yang ditayangkan di saluran TFX tersebut mengikuti tradisi pacaran dan pernikahan komunitas gipsi Catalan yang tinggal di Perpignan.

Baca juga: Ucapan & Kutipan Selamat Paskah 2021: Bagikan di Media Sosial & Jadikan Status Selamat Paskah

Baca juga: Viral di TikTok Kisah Pernikahan Wanita dengan Sepupu Sendiri, Bukan Sembarang Sepupu

Dalam edisi yang disiarkan pada bulan Februari, para penonton diperlihatkan cuplikan persiapan sebuah pernikahan yang mewah, termasuk tempat tidur pengantin.

Di situ, mempelai perempuan menjalani tes keperawanan lewat ritual upacara sapu tangan.

Cuplikan itu diiringi dengan narasi: "Di tempat tidur ini, seorang perempuanyang telah dilatih khusus, akan memeriksa selaput dara Naomi dengan sebuah tisu halus. Upacara saputangan inibersifat luhur dan tak terhindarkan. Jika Naomi pernah melakukan hubungan seksual, pernikahan akan dibatalkan."

Di adegan lain, para perempuan dari komunitas itu menjelaskan mengapa upacara tersebut penting.

Halaman
123
Editor: Firmauli Sihaloho
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved