Breaking News:

BKSDA Riau Turunkan Personil, Kawanan Gajah Liar Masih Rusak Kebun Warga di Kuansing

BKSDA Riau sudah menurunkan tiga personil untuk menghalau kawanan gajah liar merusak kebun warga di Kuansing.

Istimewa
Kawanan gajah teelihat di kebun warga Desa Teratak Rendah, Kecamatan Logas Tanah Darat (LTD), Kuansing. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, TELUK KUANTAN - BKSDA Riau sudah menurunkan tiga personilnya ke Desa Teratak Rendah, Kecamatan Logas Tanah Darat (LTD), Kuansing, untuk menghalau kawanan gajah liar merusak kebun warga.

Ternyata, upaya personil Badan Konservasi Sember Daya Alam (BKSDA) Riau tersebut belum berhasil.

"Personil BKSDA Riau sudah turun di sini. Ada tiga personil. Tapi belum berhasil menghalau gajah," kata kepala Desa Teratak Rendah, Nasripan pada Tribunpekanbaru.com, Senin (5/4/2021).

Selain tim BKSDA, satu personil dari Taman Nasional Tesso Nillo (TNTN) juga.

Pihaj kepolisian dan masyarakat juga ikut membantu dalam menghalau kawanan gajah liar. Namun belum berhasil.

"Belum berhasil. Tadi malam datang lagi kawanan gajah itu. Ada satu hektare yang dirusak tadi malam," ujarnya.

Warga di desa tersebut berharap kawanan gajah bisa cepat diusir. Sebab kebun sawit warga sudah banyak yang rusak.

Kawanan gajah liar masuk ke kebun warga di Desa tersebut sudah terjadi sejak Rabu malam (31/3/2021). Hingga saat ini kawanan gajah masih berkeluaran disekitar kebun warga.

Terhitung sejak Rabu (31/3/2021), ada sekitar 10 ha lahan sawit warga yang dirusak. Rata-rata sawit didalamnya sudah berusia 4 tahun dan 6 tahun.

"Sedih kami kebun kami dirusak gajah," ucapnya lirih.

Ia makin sedih bila mengingat harga sawit saat ini sedang mahal. Bila tidak dirusak kawanan gajah, warga sudah bisa panen dan menjualnya.

Ia pun berharap bantuan segera datang yang bisa menghalau kawanan gajah liar. Sehingga kebun warga yang rusak tidak bertambah lagi.

"Kami butuh pertolongan kali. Mohon bantuannya," lirihnya lagi. (Tribunpekanbaru.com/Palti Siahaan)

Artikel lain terkait gajah liar

Penulis: Dian Maja Palti Siahaan
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved