Breaking News:

Dosen UMRI Edukasi Warga Tanam Sayur dengan Metode Organik di Lahan Gambut

Wirdati Irma, dosen UMRI melakukan edukasi penanaman sayur dengan metode organik di lahan Gambut

istimewa
Wirdati Irma, dosen UMRI melakukan edukasi warga Desa Air Terbit Kec, Tambang Kab Kampar untuk menanam sayur organik di lahan gambut 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Pendampingan petani, untuk pengelolaan lahan ramah gambut yang dilakukan oleh Wirdati Irma di sela-sela waktunya sebagai seorang dosen di Universitas Muhammadiyah Riau dan sebagai ketua Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) Pimpinan Wilayah Aisyiyah Riau (PWA Riau) dalam rangkat turut andil mengurangi degradasi lahan gambut yang semakin marak akhir-akhir ini.

Menurut Irma peroses penanaman menggunakan pembenah tanah berbahan organik yang dilakukan oleh Jama’ah Tani Muhammadiyah (JATAM) Kartini Raya di Desa Air Terbit Kec, Tambang Kab. Kampar.

Kampar ditujukan agar mengurangi penggunaan bahan kimia yang dapat merusak ekosistem tanah gambut.

Cara ini mampu meminimalisir kerusakan lahan gambut akibat zat-zat kimia yang selama ini digunakan dalam pertanian dan perkebunan.

Sudah saatnya kita beralih pada pengelolaan lahan ramah gambut.

Dukungan ini disampaikan Irma saat kelompok Tani Kartini Raya Desa Air Terbit Tapung Kab. Kampar mengadakan penanaman sayuran yang kedua kali di lahan gambut dengan metode pembenah tanah organic.

Masyarakat yang tergabung dalam kelompok tani ini merupakan salah satu komponen yang berhadapan langsung dengan keberadaan hutan.

Masyarakat perlu diberi edukasi mengenai pengolahan lahan ramah gambut, mengingat Riau mempunyai hutan gambut cukup luas. Menurut data BRGM luas lahan gambut Riau kurang lebih sekitar 4 juta ha.

Menurut Irma, pelajaran dalam menggunakan metode pembenah tanah yang telah didapatkan para petani dari sekolah lapang lahan gambut merupakan salah satu upaya pengelolaan hutan gambut yang arif dan bijaksana.

Pembenah tanah organic yang digunakan tampa mengandung unsur kimia berbahaya bagi tanah membuat tanah dapat berfungsi sebagai media tanam yang baik bagi tanaman.

Daya dukung lingkungan yang terbentuk dari pembenah tanah organik untuk bercocok tanam di atas tanah gambut tidak menjadi kekhawatiran sendiri bagi konsumen dalam mengkonsumsi hasil panen.

Apalagi di masa pandemic Covid-19 yang entah kapan berakhir, ibu-ibu sangat kebingungan dengan pemenuhan kebutuhan pangannya, oleh karenanya bertani tanaman sayur di lahan gambut membuat kecemasan ini sedikit terobati.

Sayur yang diusahakana dari lahan gambut dapat memenuhi kebutuhan sayur yang diperlukan setiap hari pada anggota keluarga. ( RILIS )

Editor: rinalsagita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved