Breaking News:

DPRD Pekanbaru

Jika Tarawih Dilarang di 13 Kelurahan, DPRD Pekanbaru Juga Minta Tempat Keramaian Tak Ada Aktivitas

Kalangan DPRD Pekanbaru kembali merespon ikhwal anjuran masjid dan musala untuk tidak melaksanakan salat tarawih berjamaah.

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
istimewa
Ketua DPRD Pekanbaru, Hamdani 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kalangan DPRD Pekanbaru kembali merespon ikhwal, larangan di masa pandemi Covid-19, yang menganjurkan masjid dan musala di zona merah, untuk tidak melaksanakan salat tarawih berjamaah.

Ketua DPRD Pekanbaru Hamdani SIP menegaskan, bahwa surat edaran (SE) No 98/SE/IV/2021 yang dikeluarkan Walikota Pekanbaru tentu dengan banyak pertimbangan.

"Kita hargai pertimbangan tersebut. Warga hendaknya dapat mematuhi SE tersebut. Yang tidak dibolehkan kan hanya 13 kelurahan, tidak semua kelurahan," kata Hamdani, Senin (5/4/2021) kepada Tribunpekanbaru.com.

Namun Hamdani mengharapkan hal tersebut, juga diikuti dengan tempat tempat keramaian dan tempat hiburan di kelurahan yang tidak dianjurkan sholat tarawih tersebut.

Karna urusan ibadah saja ada larangan di wilayah merah, tentunya di tempat lain, harus dilakukan hal yang sama. Apalagi tempat tersebut berpotensi terjadi penularan.

"Logikanya, kalau urusan wajib, yakni ibadah saja ada pembatasan, maka urusan yang tidak wajib, tentu juga harus dibatasi. Ini yang harus direalisasikan," tegas Politisi PKS ini.

Hal yang sama juga dituturkan Anggota DPRD Pekanbaru lainnya, Zulkarnain MSi. Politisi PPP ini juga menghimbau masyarakat harus mematuhinya.

Sebab, kesehatan adalah yang utama. Jika tetap mau melaksanakan tarawih di masjid atau musholla, masyarakat bisa melaksanakan di tempat lain, yang daerahnya tidak zona merah.

"Tapi itu tadi, tetap menerapkan protokol kesehatan. Jika sudah sakit, mau ibadah pun kita susah. Makanya, yang paling utama itu, jaga kesehatan," tegas anggota Komisi III DPRD ini.

Seperti diketahui, Pemko Pekanbaru telah mengeluarkan surat edaran Nomor 98/SE/IV/2021 tentang pelaksanaan kegiatan bulan suci Ramadhan di tengah masa pandemi Covid-19, tertanggal 1 April 2021 lalu. Dalam edaran itu, salah satunya menganjurkan masjid dan mushola di zona merah Covid-19 untuk tidak melaksanakan salat taraweh berjamaah.

Di Kota Pekanbaru, ada 13 kelurahan yang kini masuk zona merah. 13 Kelurahan yang dimaksud adalah Kelurahan Sidomulyo Barat, Kelurahan Sidomulyo Timur, Kelurahan Delima, dan Kelurahan Rejosari. Kemudian Kelurahan Tangkerang Timur, Kelurahan Tangkerang Tengah, Kelurahan Maharatu dan Kelurahan Perhentian Marpoyan.

Di Kota Pekanbaru sendiri kini ada sebanyak 83 kelurahan. Jadi, selebihnya masih bisa melaksanakan tarawih. Pelaksanaan rangkaian ibadah di malam Ramadhan akan dibatasi hingga pukul 21.00 Wib. Pelaksanaan salat Isa, tarawih dan santapan rohani dilakukan tidak lebih dari 75 menit. (Tribunpekanbaru.com /Syafruddin Mirohi).  

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved