Breaking News:

Video Berita

VIDEO Kapolres Beberkan Aliran Dana yang Diterima Oknum Kades dan Ormas dalam Kisruh Bagi Hasil Miko

Polres Inhil berhasil mengungkap adanya aksi premanisme yang mengatasnamakan masyarakat oleh oknum Kepala Desa (Kades) berinisial AW bersama oknum kel

TRIBUNPEKANBARU.COM, TEMBILAHAN – Polres Inhil menemukan aliran dana yang diterima oleh oknum kades, kelompok tani dan organisasi masyarakat (ormas) dalam permasalahan bagi hasil limbah Minyak Kotor (Miko) kelompok tani dengan PT. THIP Pelangiran.

Polres Inhil mendapati aliran dana yang diterima oleh 5 oknum tersebut yang digunakan untuk kepentingan perorangan dan kelompok.

Hal ini dibeberkan Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan didampingi Kasat Reskrim Polres Inhil AKP Indra Lamhot Sihombing dalam press release di Aula Rekonfu Mapolres Inhil, Senin (5/4).

Barang bukti kwitansi aliran dana, foto penerimaan dana dan bukti transfer dihadirkan Polres Inhil bersama 5 pelaku.

Berdasarkan pendalaman yang dilakukan oleh Polres Inhil, pada desember 2020 pelaku AB dan JT sudah memiliki hubungan dengan pihak pembeli Minyak kolam (Miko) yaitu M di Pekanbaru yang merupakan tangan kanan bos pembeli miko (buyer) atas nama R di Dumai.

Bahkan M sudah mengecek kolam PT. THIP bersama – sama para pelaku diatas meskipu belum ada pembicaraan dengan pihak PT. THIP dalam penjualan miko.

Terdapat indikasi para pelaku sudah melakukan pembicaraan dengan pembeli miko diawal.

Setelah cek lapangan, M menyerahkan uang dari buyer kepada BO sejumlah Rp. 20.000.000 untuk dibagi-bagikan dengan rincian antara lain, yaitu, pelaku BO Rp. 5.000.000, TM Rp. 5.000.000 dan AN Rp. 5.000.000 serta sisanya untuk akomodasi berangkat ke pekanbaru bertemu dengan pihak buyer.

Setelah pertemuan dengan buyer di Pekanbaru, pihak buyer melalui M kembali mengirimkan uang kepada BO sejumlah Rp. 30.000.000 untuk dibagikan dengan rincian, antara lain, yaitu, M Rp. 3.000.000, TM Rp. 5.000.000, AN Rp. 5.000.000, BO Rp. 5.000.000, serta sisa uang digunakan untuk akomodasi bertemu kembali dengan buyer di Pekanbaru dan biaya untuk melakukan blokade sungai akses pintu keluar masuk perusahaan PT. THIP.

Dalam hal ini AB selaku oknum Kades yang juga aktif selama kegiatan tersebut diatas tidak terlihat mendapat bagian karena berhubungan langsung dengan M.

Halaman
123
Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: didik ahmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved