Breaking News:

Gubernur Riau Syamsuar Instruksikan Bupati dan Walikota Laksanakan PPKM: Kalau Bisa Besok Langsung

Gubernur Riau Syamsuar menginstruksikan kepada bupati dan walikota di Riau pemberlakuan PPKM di wilayah yang masih tinggi kasus Covid-19nya.

Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Gubernur Riau Syamsuar saat vaksinasi dalam rangka untuk menjaga imunitas agar tidak mudah tertular Covid-19 di Balai Pelangi, Kamis (1/4/2021). Gubri menginstruksikan kepada bupati dan walikota di Riau agar segera melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di wilayah yang masih tinggi kasus Covid-19nya. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Gubernur Riau Syamsuar menginstruksikan kepada bupati dan walikota di Riau agar segera melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di wilayah yang masih tinggi kasus Covid-19nya.

PPKM bisa dilaksanakan hingga ke level paling rendah, yakni tingkat RT dan RW.

"Kami minta agar bupati dan walikota bisa menjalankan PPKM sampai ke level RT," kata Gubernur Riau Syamsuar usai melaksanakan Rapat Koordinasi dengan Bupati Wali Kota se Provinsi Riau membahas pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Gedung Daerah, Selasa (6/4/2021).

"PPKM dilaksanakan di semua daerah yang memiliki kasus positif dengan minimal di satu lingkungan RT itu terdapat lima orang positif Covid-19," imbuhnya.

Sementara untuk terkait teknis pelaksanaan PPKM ini, Gubernur Riau menyerahkan kepada kabupaten kota untuk memutuskan kapan mulai diberlakukan dan di wilayah mana saja perlu melaksanakan PPKM.

Sebab kabupaten kota yang mengetahui mana wilayah yang saat ini masih banyak kasus Covid-19 dan banyak aktifitas masyarakat di wilayah tersebut.

"Kalau saya maunya makin cepat makin bagus, terutama daerah yang zona merah kalau bisa besok langsung menjalankan PPKM," katanya.

Kebijakan pelaksanan PPKM di Provinsi Riau setelah sebelumnya Pemerintah Pusat menilai kasus positif covid-19 di Provinsi Riau semakin bertambah.

Sehingga Pembatasan yang di lakukan ke level RT atau mikro diharapkan menekan laju penyebaran virus Covid-19 di Provinsi Riau.

"Dari grafik kasus terkonfirmasi terlihat di bulan Februari 2021 Riau itu 2.423 Kasus, Naik di Bulan Maret 2021 menjadi 3.355 kasus dan ini data di bulan April ini, baru sampai 5 April sudah 819 kasus kumulatif yang baru," ujar Gubri Syamsuar. (Tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgiono)

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved