Breaking News:

Pelalawan

Karhutla di Desa Sokoi Pelalawan Sisakan Asap Tebal,Tim Darat Dibantu Helikopter Lakukan Pendinginan

Titik api yang terpantau sejak Minggu (04/04/2021) itu dapat diatasi setelah dikeroyok oleh personil gabungan dari darat dan water bombing helikopter.

Istimewa
Foto: Proses pendinginan areal Kahutla di Kecamatan Kuala Kampar Kabupaten Pelalawan, Selasa (06/04/2021). (Ist) 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI- Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di Desa Sokoi Kecamatan Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan, Riau sudah dapat dikendalikan oleh tim gabungan pemadaman darat dan udara, Selasa (06/04/2021).

Titik api yang terpantau sejak Minggu (04/04/2021) itu dapat diatasi setelah dikeroyok oleh personil gabungan dari darat dan dibantu tim Satgas Karhutla Provinsi Riau yang mengirimkan satu unit helikopter untuk melakukan Water Bombing (WB).

Api berhasil dipadamkan, namun masih menyisakan asap tebal yang menjulang ke langit.

Tim melanjutkan pendinginan untuk menghilangkan asap yang timbul.

Baca juga: Dua Ekor Gajah Liar Masuk Kebun Warga di Pelalawan, BKSDA Riau akan Turunkan Tim Mitigasi

Baca juga: Karhutla di Pelalawan Timbulkan Asap, Tim Darat Tetap Dikirim Tuntaskan Karhutla di Desa Sokoi

"Proses pendinginan masih berlangsung sampai sekarang. Kita tim darat dibantu dengan satu helikopter untuk water bombing. Kalau api sudah padam," terang Kepala Satpol PP dan Damkar Pelalawan, Abu Bakar FE, kepada tribunpekanbaru.com, Selasa (06/04/2021).

Abu Bakar menyebutkan, tim gabungan yang terlibat pemadaman yakni dari berbagai instansi serta rayon kecamatan.

Hampir semua titik Karhutla masih mengeluarkan asap dan terus disiram menggunakan peralatan yang dibawa petugas.

Agar api tidak muncul lagi dari kayu sisa terbakar serta bara api yang masih tersembunyi di dalam tanah.

Ia mengakui jika hujan turun di beberapa lokasi yang masih berasap, tapi belum mampu memadamkan semua titik secara total.

Baca juga: Seorang Guru di Pelalawan Reaktif Covid-19, Diduga Tertular dari Istri, Satu Sekolah Ditutup

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 di Pelalawan, Puskesmas Kuala Kampar Bantah Belum Lakukan Vaksinasi Covid-19

Tugas personil gabungan yang turun ke lokasi lebih gampang karena hanya berhadapan dengan asap saja dan tidak ada lagi api yang timbul.

Namun yang menyulitkan yakni medan yang dilalui ke lokasi Karhutla. Selain menggunakan transportasi air, personil juga harus melalui akses darat.

"Lokasinya cukup jauh ke dalam. Sudah perbatasan dengan Inhil. Sekarang kami masih pemadaman di lokasi," tambah Abu Bakar. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

Penulis: johanes
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved