Breaking News:

Kasus Covid-19 di Riau Terus Melonjak, Hari Ini 5 Pasien Positif Covid-19 Meninggal Dunia

Jumlah kasus Covid-19 di Provinsi Riau kembali melonjak. Beberapa hari ini penambahan kasus baru pasien terkonfirmasi Covid-19 selalu diatas 200 kasus

Istimewa
FOTO ILUSTRASI - Prosesi pemakaman korban Covid-19. Jumlah kasus Covid-19 di Provinsi Riau kembali melonjak.  Sejak beberapa hari ini penambahan kasus baru pasien terkonfirmasi Covid-19 selalu diatas 200 kasus. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Jumlah kasus Covid-19 di Provinsi Riau kembali melonjak.  Sejak beberapa hari ini penambahan kasus baru pasien terkonfirmasi Covid-19 selalu diatas 200 kasus.

Selasa (6/42021) terdapat penambahan sebanyak 217 kasus terkonfirmasi Covid-19.

Dengan adanya penambahan kasus baru tersebut, maka total kasus Covid-19 di Riau hingga saat ini adalah 35.785 kasus.

Dari jumlah tersebut, masih ada 1.044 pasien yang menjalani isolasi mandiri, kemudian yang dirawat di rumah sakit ada 551 pasien.

"Kabar baiknya hari ini ada penambahan 170 pasien yang dinyatakan sembuh dari Covid-19. Sehingga total pasien yang sudah sembuh dari Covid-19 sebanyak 33.347 orang," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, Selasa (6/4/2021).

Namun di hari yang sama ada kabar duka.

Terdapat penambahan sebanyak lima pasien yang meninggal dunia akibat Covid-19.

Yakni Tuan A (53) yang merupakan warga Kabupaten Kepulauan Meranti.

Kedua nyonya P (51) yang merupakan warga Kabupaten Pelalawan.

Ketiga nyonya MM (75) yang merupakan warga Kota Pekanbaru.

Keempat nyonya E (53) yang merupakan warga Kota Pekanbaru dan terakhir adalah nyonya Z (57) yang merupakan warga Kota Pekanbaru.

"Dengan adanya penambahan dua pasien meninggal dunia tersebut, maka total pasien Covid-19 yang meninggal semua hingga saat ini berjumlah sebanyak 883 orang," ujarnya.

Masih tingginya penularan Covid-19 di Riau, Mimi mengajak semua pihak untuk tetap menerapkan protokol kesehatan (prokse) dengan ketat dalam setiap kegiatan yang diselenggarakan begitu juga pelaksanaan donor darah, sehingga tidak menimbulkan munculnya klaster baru.

"Sekarang banyak kluster keluarga, jadi mungkin kita perlu bagaimana Satgas Covid-19 melakukan pengawasan di lapangan menyebabkan kerumunan dan prokes perlu dilaksanakan dengan ketat sehingga tidak terjadi penularan," katanya. (Tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgiono)

Berita lain seputar Covid-19 di Riau

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved