Breaking News:

Seorang Guru di Pelalawan Reaktif Covid-19, Diduga Tertular dari Istri, Satu Sekolah Ditutup

Seorang guru di Pelalawan rektif Covid-19 dan diduga guru pria ini tertular dari istrinya sehingga mengabibatkan satu sekolah terpaksa ditutup

Tribun Pekanbaru/Johanes Wowor Tanjung
Seorang Guru di Pelalawan Reaktif Covid-19, Diduga Tertular dari Istri, Satu Sekolah Ditutup. Foto: Murid SDN 013 Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan mencuci tangan sebelum mengikuti belajar tatap muka terbatas beberapa waktu lalu. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Seorang guru di Pelalawan rektif Covid-19 dan diduga guru pria ini tertular dari istrinya sehingga mengabibatkan satu sekolah terpaksa ditutup sementara.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pelalawan Riau menutup sebuah sekolah di Kecamatan Pangkalan Kerinci, karena seorang guru di Pelalawan diduga terpapar Covid-19.

Akibat reaktif Covid-19 seorang guru di Pelalawan itu, kegiatan belajar tatap muka terbatas yang dihentikan sementara yakni di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 005 Desa Makmur SP 6 Kecamatan Pangkalan Kerinci, Pelalawan.

Ternyata sekolah telah diliburkan satu pekan terakhir sejak seorang guru diduga terinfeksi Covid-19.

Alhasil semua siswa kembali menjalani belajar secara daring atau online seperti sebelumnya.

"Sekolah ditutup sejak tanggal 25 Maret sampai 6 April ini. Sebagai langkah antisipasi terhadap penularan virus corona," terang Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pelalawan, Atmonadi, kepada tribunpekanbaru.com, Selasa (06/04/2021). 

Atmonadi menjelaskan, awalnya seorang guru berjenis kelamin laki-laki di SDN 005 Desa Makmur Pangkalan Kerinci diketahui reaktif Covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan rapid test pada tanggal 25 Maret.

Diduga ia terpapar dari sang istri dari guru pria itu, yang bekerja di sebuah rumah sakit. 

Kemudian sang guru melaporkan ke pihak sekolah atas statusnya reaktif Covid-19.

Selanjutnya pihak sekolah meneruskan laporan ke Disdikbud dan dilanjutkan ke Satgas Covid-19 Pelalawan.

Berdasarkan keputusan tim satgas akhirnya sekolah ditutup dan belajar tatap muka terbatas dihentikan sementara.

Dikuatirkan peserta didik maupun para guru ikut terpapar virus corona, apabila aktivitas belajar terus dilanjutkan.

"Ini untuk kebaikan bersama. Tapi informasi terbaru kami terima, tidak ada yang terinfeksi Covid-19 di sekolah itu," tandas Atmonadi.

Berita terkait Kasus Covid-19 di Pelalawan lainnya

Artikel berjudul " Seorang Guru di Pelalawan Reaktif Covid-19, Diduga Tertular dari Istri, Satu Sekolah Ditutup " ini ditulis wartawan Tribunpekanbaru.com / Johannes Wowor Tanjung .

Penulis: johanes
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved