Liga Italia

Steven Zhang Rem Pengeluaran Belanja Pemain, Antonio Conte Belum Tentukan Sikap di Inter Milan

Presiden Inter Milan, Steven Zhan diminta segera membujuk Antonio Conte untuk tetap betahan jadi Arsitek I Nerazzurri.

Penulis: Ilham Yafiz | Editor: Ilham Yafiz
Vincenzo PINTO / AFP
Pelatih Inter Milan, Antonio Conte 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Presiden Inter Milan, Steven Zhan diminta segera membujuk Antonio Conte untuk tetap betahan jadi Arsitek I Nerazzurri.

Masa Depan Antonio Conte di Liga Italia dengan mengarsiteki Inter Milan kini semakin rentan dengan rumor kepindahannya.

Antonio Conte disebut-sebut berpeluang untuk jadi juru racik sejumlah klub tok eropa jika meninggalkan Inter Milan.

Terakhir, Antonio Conte mengumumkan masa depannya di Inter Milan.

Dilansir dari Sempreinter, Antonio Conte tidak ingin mengumumkan masalah ini sampai I Nerazzurri mengamankan gelar Liga Italia Serie A Musim Ini.

Kontrak Antonio Conte dengan Inter Milan berakhir pada 2022 bersama dengan direktur Beppe Marotta dan Piero Ausilio.

Ekspresi pelatih Inter Milan, Antonio Conte
Ekspresi pelatih Inter Milan, Antonio Conte (MARCO BERTORELLO / AFP)

Ketiganya termasuk Antonio Conte dikabarkan tidak akan bermain lagi untuk Inter Milan musim depan.

Sebuah laporan media Italia mengungkap teka teki Antonio Conte bersama Inter Milan.

Laporan tersebut menyarankan Steven Zhang dapat mencoba 'membuat ulang' perjanjian kontrak untuk Antonio Conte.

Steven Zhang berupaya menyodorkan perpanjangan kontrak singkat untuk official termasuk Antonio Conte hingga 2023 saja.

Inter Milan akan mengirimkan tanda yang kuat bahwa proyek Suning akan berlanjut ke masa depan jika ini terjadi bagi I Nerazzurri.

Dengan kontrak jangka pendek, Suning berupaya untuk menekan belanja pemain dan memaksimalkan yang ada saja.

Kebijakan ini jadi tantangan besar bagi Antonio Conte untuk musim depan.

Terlebih tantangan semakin berat untuk melaju lebih baik di liga Champions. musim depan.

Presiden Inter Milan Steven Zhang_
Presiden Inter Milan Steven Zhang_ (Sempreinter.com)

Dapat Sponsor Baru

Setelah Pirelli hengkang sebagai sponsor utama Inter Milan dan hilang di Jersey I Nerazzurri, kini Inter Milan dikabarkan sudah dapat pengganti.

Samsung disebut-sebut berminat menempelkan logonya di Jersey utama Inter Milan Musim depan.

Kabar ini sekaligus memanaskan persaingan sporsor Jersey Inter Milan setelah sebelumnya situs porno asal China, Stripchat juga berminat.

Dilansir dari Sempreinter, Inter Milan akan mendapatkan sponsor kaos baru untuk pertama kalinya dalam 26 tahun dan konglomerat elektronik Korea Selatan Samsung termasuk di antara yang terdepan.

I Nerazzurri bersiap untuk mengakhiri kemitraan panjang dengan pabrikan ban Pirelli di akhir musim ini.

Sejauh ini belum ada sponsor baru yang didaftarkan.

Seperti diberitakan di Tuttosport edisi surat kabar hari ini, pemilik Inter Milan, Suning, melalui pemilik perusahaan Steven Zhang Jindong, mengadakan pertemuan produktif dengan direktur pelaksana Samsung Seung-Sik Choi untuk merundingkan pengaturan sponsor.

Diskusi tersebut telah melambungkan Samsung ke posisi terdepan dan perusahaan Korea Selatan sekarang menjadi favorit untuk menjadi sponsor utama Inter Milan.

Kendati demikian negosiasi I Nerazzurri dengan samsung masih berlangsung.

Suning diperkirakan akan mencari setidaknya € 30-35 juta dari sponsor berikutnya.

Mereka ternyata sudah lama menjajaki peluang untuk meningkatkan aliran pendapatan mereka.

Samsung memiliki pengalaman menjadi sponsor dalam sepak bola Eropa.

Sebelumnya menjadi sponsor perlengkapan utama klub Liga Premier Chelsea dari tahun 2005 hingga 2015.

Berharap Sumber Uang dari Kemenangan Liga Italia

Suning masih galau dengan keuangan Klub Inter Milan yang mayoritas sahamnya dimiliki perusahaan ritel asal China itu.

Krisis ekonomi kepemilikan dan pencarian likuiditas, yang mengakibatkan penjualan 23% Suning.com, oleh Zhang, ternyata telah mengubah saldo di Viale della Liberazione.

Selama berbulan-bulan belum ada persepsi yang tepat tentang rencana masa depan perusahaan, termasuk kepemilikan mera atas Inter Milan.

Namun dalam iklim ketidakpastian bagi I Nerazzurri, kabar baik datang, sinyal dari keluarga Steven Zhang, yang mulai melunasi tunggakan Utang Inter Milan.

Tunggakan yang mulai dibayarkan itu antara lain gaji pemain dan Official Intermilan bulan Januari dan pembayaran tertunda dengan berbagai klub Eropa.

Pembayaran ini terkait dengan kesepakatan pembelian sejumlah pemain, seperti pembayararan untuk Real Madrid untuk pembelian Hakimi.

Bek sayap klub Liga Italia, Inter Milan Achraf Hakimi
Bek sayap klub Liga Italia, Inter Milan Achraf Hakimi (AFP)

Pembayaran hutang ini punya tenggat waktu hingga 31 Maret lalu di bawah pengawasan UEFA.

Kini Suning sedang berharap dana segar baru untuk memastikan kepemilikan saham Inter Milan tetap ada pada tanggan mereka.

Caranya bukan menunggu investor, tetapi cara lama yakni menunggu bonus kemenangan mereka di kompetisi Liga Italia.

Suning berharap mesin sepak bola dapat memulai kembali menghasilkan beberapa keuntungan bagi I Nerazzurri.

Inter tidak dijual, oleh karena itu penolakan tajam terhadap tawaran mitra BC, dianggap terlalu rendah.

Selama mereka memiliki kekuatan, keluarga Steven Zhang akan melanjutkan proyek tersebut dan dalam hal ini gagasan pinjaman dari Goldman Sachs mulai berlaku.

( Tribunpekanbaru.com )

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved