Breaking News:

Arab Saudi Keluarkan Izin Umrah di Bulan Ramadhan, Warga Pekanbaru Ini Ungkap Rasa Syukur

Kebijakan baru oleh pihak pemerintah Arab Saudi yang kembali mengeluarkan izin umrah dan masuk ke Masjidil Haram selama bulan Ramadhan

Penulis: Alex | Editor: Ariestia
Instagram/Alfahadalsahli
Ilustrasi jemaah umrah. Adanya kebijakan baru oleh pihak pemerintah Arab Saudi yang kembali mengeluarkan izin umrah dan masuk ke Masjidil Haram selama bulan Ramadhan, mulai awal Ramadhan atau 13 April 2021, disambut baik oleh masyarakat. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Adanya kebijakan baru oleh pihak pemerintah Arab Saudi yang kembali mengeluarkan izin umrah dan masuk ke Masjidil Haram selama bulan Ramadhan, mulai awal Ramadhan atau 13 April 2021, disambut baik oleh masyarakat.

Walau izin tersebut diberikan secara terbatas, khusus bagi jamaah yang sudah mendapatkan vaksin, bagi warga Arab Saudi dan juga bagi ekspatriat yang saat ini tinggal di Arab Saudi.

Namun diharapkan hal ini menjadi awal untuk dibukanya kembali tanah suci bagi masyarakat muslim mancanegara untuk beribada di tanah suci kembali.

Salah seorang calon jamaah asal Pekanbaru, Hengki Firman mengatakan, ia turut senang mulai dibukanya kembali peribadahan umrah di bulan suci, walau belum dibuka untuk umum seperti dulu.

"Turut bahagia pastinya. Semoga ini menjadi titik awal yang baik, untuk kembali dibukanya secara besar seperti dulu, sehingga selanjutnya kita bisa beribadah bersama-sama lagi, dan pandemi berakhir," kata Hengki kepada Tribun, Rabu (7/4/2021).

Sebagaimana diketahui, pemerintah Arab Saudi kembali mengeluarkan izin umrah dan masuk ke Masjidil Haram selama bulan Ramadan.

Pembukaan izin umrah itu dilakukan mulai awal Ramadan 1442 H atau 13 April 2021.

"Pemerintah Arab Saudi akan membuka izin umrah mulai awal Ramadan 1442 H," kata Konsul Haji KJRI Jeddah, Endang Jumali dalam keterangannya, Selasa (6/4/2021).

Meski sudah membuka kembali ibadah umrah, izin tersebut masih diberikan secara terbatas dan melalui prosedur perizinan yang ketat. Izin umrah hanya diberikan kepada jemaah yang sudah mendapatkan vaksin Covid-19.

Izin juga diberikan hanya bagi warga negara Arab Saudi dan ekspatriat yang saat ini tinggal di Arab Saudi.

Menurut Endang, pendaftaran e-visa umrah bisa dilakukan melalui aplikasi Eatamarna dan Tawakalna.

Aplikasi ini tetap terbuka dan dapat diakses oleh penyelenggara umrah untuk negara yang diizinkan jemaahnya masuk ke Arab Saudi.

"Untuk pembatasan usia jemaah umrah masih diberlakukan 18-60 tahun, kecuali bagi warga Saudi menjadi sebelum 70 tahun," ujarnya. (Tribunpekanbaru.com/Alexander)

Artikel lain terkait umrah

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved