Breaking News:

Langgar Jam Malam, Seorang Warga Tewas Usai Jalani Sanksi oleh Petugas, Darren Kejang di Kamar Mandi

Langgar aturan pembatasan sosial, jam malam, seorang warga dihukum 300 kali squat jam berakhir dengan penderitaan hingga berujung kematian.

Penulis: Firmauli Sihaloho | Editor: Ilham Yafiz
pixabay
ilustrasi mayat 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Langgar aturan pembatasan sosial, jam malam, seorang warga dihukum 300 kali squat jam berakhir dengan penderitaan hingga berujung kematian.

Dilansir dari Daily Star, warga itu diketahui bernama Darren Manaog Peñaredondo ditangkap di pinggiran Manila setelah melanggar jam malam akibat virus Corona, Covid-19 pada jam 6 sore.

Sebagai hukuman, ia harus melakukan 300 squat jam.

Darren Manaog Peñaredondo ketahuan membeli sebotol air di pinggiran Manila di Filipina pada 1 April, beberapa saat setelah jam malam kota pukul 6 sore diberlakukan.

Rekannya mengatakan jika polisi membawanya ke balai kota dan memberikan sanksi melakukan 100 latihan squat jam bersama dengan pelanggar aturan Covid lainnya.

Peñaredondo akhirnya dipaksa untuk melakukan 300 squat jam, kata rekannya Reichelyn Balce.

"Dia memberi tahu saya bahwa mereka dibawa ke Plaza Malabon di depan balai kota," katanya kepada Rappler.

“Dan kemudian, mereka disuruh melakukan latihan pumping [squat] 100 kali. Petugas juga mengatakan bahwa jika mereka tidak sinkron, mereka akan mengulanginya. Dia juga mengatakan kepada saya bahwa dia tersandung saat melakukan latihan.

“Saat dia pulang hari Jumat, sekitar jam 8 pagi, dia dibantu oleh sesama pelanggar karantina yang ditangkap bersamanya. Saya tanya apakah dia pernah dipukuli. Dia hanya tersenyum, tapi jelas dia kesakitan,"

Keesokan harinya, Peñaredondo tidak dapat berdiri karena sakit di kakinya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved