Breaking News:

Dijajakan Lewat MiChat Oleh Muncikari, Siswi SD Ini Open BO & Dipesan 3 Pria Hidung Belang

Siswi kelas 5 SD itu ditawarkan pada pria hidung belang oleh muncikari dalam jaringan prostitusi online yang beroperasi di sebuah apartemen.

Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Ilustrasi: MW, pekerja seks komersial atau PSK muda berusia 16 tahun di Kota Tangerang mengaku lebih memilih jadi PSK ketimbang melanjutkan sekolah. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Duh, siswi SD ini dijual lewat aplikasi MiChat.

Diketahui Ia masih duduk di bangku kelas 5.

Siswi kelas 5 SD itu ditawarkan pada pria hidung belang oleh muncikari dalam jaringan prostitusi online yang beroperasi di sebuah apartemen.

Beruntung, siswi SD itu, AC (12) bisa diselamatkan polisi saat ia telah menerima bookingan.

Polisi menggerebek jaringan prostitusi yang melibatkan anak di bawah umur itu di apartemen Gading Nias.

AC (12), diamankan polisi sebelum dirinya sempat melayani pria hidung belang usai dijual oleh muncikari DF (27) lewat Michat.

Unit Reskrim Polsek Kelapa Gading menggagalkan praktik prostitusi online yang melibatkan anak di bawah umur pada Kamis (11/3/2021).

Sekitar pukul 21.15 WIB, Kamis (11/3/2021), polisi menangkap DF yang tengah berada di area apartemen.

Baca juga: MENGUAK SOSOK Abah Popon Sukabumi: Jadi Sorotan usai Disebut Guru Ilmu Kebal Terduga Teroris

Baca juga: HASIL Bola Liga Champions Bayern Muenchen vs PSG: Banjir Gol!

DF tak lain adalah muncikari sekaligus orang yang mengoperasikan akun Michat berisi foto-foto AC.

Menyusul penangkapan DF, polisi kemudian diarahkan ke salah satu kamar di Apartemen Gading Nias.

Kamar yang dituju ternyata merupakan tempat keberadaan AC, yang pada saat diamankan tengah bersama saksi, Y.

Bocah bau kencur itu sejak sore sudah didiamkan dalam kamar apartemen sembari DF menyalakan radar akun Michat-nya mencari pelanggan.

Terbongkarnya praktik prostitusi online yang menawarkan bocah kelas 5 SD itu sekaligus mengungkap fakta-faktanya.

Baca juga: Ucapan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa: Bagikan Kutipan Selamat Menjalankan Puasa 2021

Baca juga: Bagaimana Hukum Puasa tapi Pacaran? Hindari Maksiat, Menikahlah Segera!

Laporan Warga

Fakta terbongkarnya kasus ini di antaranya adalah peran masyarakat .

Saat itu, anggota Unit Reskrim Polsek Kelapa Gading mendapati adanya informasi bahwa AC dijual menjadi pekerja seks komersial (PSK) di Apartemen Gading Nias.

Informasi itu menemui titik terang saat polisi mendapati akun Michat yang mengarah ke dugaan praktik prostitusi anak di bawah umur ini.

Berbekal informasi yang ada, anggota dipimpin Kanit Reskrim Polsek Kelapa Gading AKP M. Fajar bergerak menuju lokasi.

Baca juga: LOKER Terbaru April: Mayora Buka 11 Posisi Lowongan Kerja, CEK di Sini

Baca juga: LOKER TERBARU April 2021 bagi SMA, SMK S1: Loker dari Nutrijell

Sudah Ada 3 Pelanggan yang Booking 

Fakta lain yang terungkap adalah muncikari sudah mendapatkan 3 pria hidung belang yang akan menggunakan jasa AC.

DF yang merupakan muncikari sudah mendapatkan tiga pria hidung belang yang siap menggunakan 'jasa' AC.

Namun, belum sempat AC melayani nafsu pelanggan, polisi sudah menggagalkannya.

Ditawarkan Sebagai Cewek 16 Tahun

AC ditawarkan melalui aplikasi Michat dengan menyebut sebagai cewek berusia 16 tahun.

Akun Michat AC dibuat sedemikian rupa supaya menarik.

Akun tersebut berisi foto AC yang diambil semenarik mungkin.

Dalam keterangan akun disampaikan bahwa AC berusia 16 tahun dan dirinya bisa disewa alias 'Open BO'.

Menurut Kanit Reskrim Polsek Kelapa Gading, AKP M Fajar, pelaku mengaku bahwa hari penangkapan tersebut adalah pertama kalinya ia menawarkan korban menjadi PSK.

"Jadi dia bikin akun hari itu, menurut pengakuannya (pelanggan) yang sudah terjaring itu tiga. Itu sebenarnya sudah ada janji sama pelanggan. Artinya belum sempat melayani pelanggan, sudah kita amankan," jelas Fajar.

Hasil penelusuran lanjutan, korban yang dalam akun Michat ditulis berusia 16 tahun ternyata baru berusia 12 tahun.

Polisi mendapati fakta tersebut setelah melihat kartu keluarga korban.

Korban yang asal Jawa Barat nyaris terjerat ke dunia prostitusi setelah diperdaya oleh DF.

Anak di bawah umur itu diiming-imingi uang banyak oleh DF supaya mau menjadi PSK.

Muncikari jadi Tersangka

Adapun setelah ditangkap, muncikari DF dibawa ke Mapolsek Kelapa Gading untuk disidik tuntas.

Ia disangkakan melanggar Undang-undang RI nomor 17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang nomor 1 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dan Undang-undang RI nomor 21 tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang.

Sementara itu, AC dikembalikan ke orangtuanya serta menjalani pemulihan dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia.

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Kronologi Polisi Gagalkan Prostitusi Online yang Libatkan Anak SD di Apartemen Kelapa Gading

Editor: Firmauli Sihaloho
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved