Breaking News:

Surat E-Tilang Salah Alamat, Warga di Solo Ini Tak Terima dan Langsung Protes Polisi, Faktanya. . .

Seorang warga protes ke Polresta Solo karena dikirimi surat tilang elektronik, padahal ia merasa tidak melakukan pelanggaran

Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Ilustrasi E-Tilang - Sejumlah kendaraan bermotor melintasi kamera E-TLE (Electronic Traffic Law Enforcement) di Jalan Imam Munandar, Pekanbaru, Selasa (23/3/2021). (www.tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir) 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Hampir di seluruh kota di Indonesia sudah menerapkan sistem E-Tilang, di beberapa titik.

Namun ada cerita unik, ketika surat E-Tilang malah salah alamat.

Seorang warga protes ke Polresta Solo karena dikirimi surat tilang elektronik, padahal ia merasa tidak melakukan pelanggaran.

Setelah pemberlakuakn electronic traffic law enforcement (ETLE) atau tilang elektronik di Kota Solo sekitar dua minggu ini, polisi berhasil mengungkap kendaraan diduga berplat nomor palsu, Rabu (7/4/2021).

Kasatlantas Polresta Solo, Kompol Adhytiawarman Gautama Putra mengungkapkan, kejadian bermula pada Rabu 31 Maret 2021 lalu.

Di mana kamera ETLE merekam pengemudi mobil Calya bernomor polisi AD-8693-AS karena tak menggunakan sabuk pengaman.

"Kemudian petugas piket operator ETLE, Bripka Joko Saryono menerbitkan surat konfirmasi melalui kantor pos," jelasnya pada TribunSolo.com, Rabu (7/4/2021).

"Tadi pagi sekitar jam 09.00 WIB, pemilik mobil datang ke kantor," ungkap dia.

Namun ternyata hasil konfirmasi, yang bersangkutan mengaku tidak melakukan pelanggaran yang dimaksudkan dalam tilang elektronik tersebut.

"Berbekal itu, kami menelusuri," jelasnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved