Breaking News:

Bisa Buat Napi Berfantasi, Pengacara Cantik Ini Diminta Berpakaian Seperti Biarawati

Hal itu lantaran Jami Pellerin memiliki bentuk tubuh yang indah dan selalu berpakaian terlalu terbuka saat mendampingi para Napi.

Editor: Guruh Budi Wibowo
Daily via Capture Kompas.com
Ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Seorang pengacara cantik di Louisiana, Amerika Serikat bernama Jami Pellerin, disarankan oleh bosnya untuk berpakaian seperti seorang Biarawati

Bos Pellerin yang bernama G Paul Marx mengklaim pesona Pellerin bisa membuat para Napi berfantasi.

Hal itu lantaran Jami Pellerin memiliki bentuk tubuh yang indah dan selalu berpakaian terlalu terbuka saat mendampingi para Napi.

Pellerin juga diancam dipecat dari lembaga hukumnya oleh G Paul Marx yang merupakan Ketua Pembela Umum Distrik tempat Pellerin bekerja.

Jami Pellerin pun mengajukan gugatan terhadap G Paul Marx setelah ia dipecat dari pembela publik di lembaga hukum distrik.

p:nth-of-type(2)","widgetOptions":{"ids":["AR_2"],"template":"DailyStar"},"hideOnSensitiveArticle":true,"relativePos":"after","additionalClass":"mid-article-widget","name":"outbrainMidArticleSlot","placement":"Mid-Article","type":"outbrainMidArticleSlot"}" data-outbrain-placeholder="" data-response-start="2836.974999998347" data-type="outbrain">
Dilansir dari Daily Star, Pellerin mengklaim bosnya membuat komentar seksual dan seksis berulang-ulang padanya, termasuk menanyakan tentang kehidupan seksnya dan menyuruhnya berpakaian kurang menarik.

Dalam gugatan 28 halaman itu, Pellerin mengatakan Marx juga mengatakan kantor lembaga hukumnya tak mampu membayar cuti melahirkan jika Pellerin hamil oleh Napi.

Pengacara Pellerin, Jill Craft menilai jika komentar Marx sangat pribadi dan tak pantas diucapkan.

"Marx mengatakan, pria tidak memiliki kendali diri. Sebagai pengacara mereka dan pegawai pembela umum, Anda harus melindungi orang-orang ini dari naluri dasar mereka dengan menjadi kurang menarik." ujar Pengacara Pellerin, Jill Craft menuturkan ucapan Marx.

Jill Craft juga menuding jika Marx berbuat diskriminasi terhadap Pellerin.

"Marx mengatakan ke Pellerin bahwa ia dapat memecatnya karena terlalu menarik, dan tidak ada yang dapat Anda lakukan untuk itu." kata Jill Craft.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved