Breaking News:

Wanita Asal Pontianak Ini Hanya Menjadi Pabrik Anak Di China, Disiksa Hingga Jadi Budak Di Tiongkok

Selama 5 tahun menikah Bela mengaku mendapat berbagai perlakuan buruk dari suami dan ibu mertuanya di China.

Topsante
Ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Perkenalan Bela (21) warga Kota Pontianak, Kalimantan Timur dengan seorang mak comblang berujung petaka. 

Saat itu ia masih berusia 16 tahun. Ia pun terbuai dengan iming-iming hidup layak dan bahagia berumah tangga dengan seorang pria di China bernama Rao Yu Bao.

Ia pun bersedia menikah dengan seorang pria warganegara China yang dikenalkan mak comblang tersebut dengan mahar Rp 12 juta.

Usai menikah, ia pun diboyong oleh suami dan mertuanya ke Jiangxi, China pada tahun 2015, saat itu usianya baru 16 (enam belas tahun).

Segala proses administrasi diurus oleh mak comblang dari Indonesia yang biasa disapa Aphin.

Ternyata sikap baik suami dan ibu mertua saat di Indonesia berubah drastis ketika tiba di China.

Selama 5 tahun menikah Bela mengaku mendapat berbagai perlakuan buruk dari suami dan ibu mertuanya di China.

Ponsel miliknya dihancurkan oleh sang mertua sehingga tak bisa berkomunikasi dengan keluarga di tanah air.

Dia pun sering disiksa seperti ditampar, dipukul, diusir, diborgol.

Bahkan pernah suatu hari ia mengalami pendarahan hebat di tangan akibat jari tangannya digigit oleh sang mertua.

Halaman
1234
Editor: Guruh Budi Wibowo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved