Breaking News:

Begini Cara Satpol PP Pelalawan Musnahkan Seratusan Botol Miras dan 4 JerikenTuak Hasil Ops Yustisi

Bagaimana Satpol PP Pelalawan memusnahkan seratusan botol miras dan 4 jeriken tuak hasil operasi yustisi jelang Ramadan? Begini caranya

TRIBUNPEKANBARU/JOHANNES TANJUNG
Begini Cara Satpol PP Pelalawan Musnahkan Seratusan Botol Miras dan 4 JerikenTuak Hasil Ops Yustisi. Foto: Satpol PP dan Damkar Pelalawan memusnahkan miras hasil operasi yustisi, Senin (12/4/2021). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Bagaimana Satpol PP Pelalawan memusnahkan seratusan botol miras dan 4 jeriken tuak hasil operasi yustisi? Begini caranya.

Pemusnahan minuman keras (miras) hasil operasi yustisi oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadaman Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Pelalawan Riau dilakukan pada Senin (12/04/2021).

Pemusnahan digelar di halaman markas Satpol PP dan Damkar di komplek perkantoran Bhakti Praja Pangkalan Kerinci.

Pemusnahan dihadiri perwakilan Polsek Pangkalan Kerinci Iptu Nur Hakim serta pejabat instansi penegak Peraturan Daerah (Perda) tersebut.

Seratusan botol miras dan tuak itu merupakan hasil razia yang digelar satu pekan terakhir di wilayah Pangkalan Kerinci.

"Hari ini hasil dari razia miras ilegal yang kita laksanakan di beberapa tempat di Pangkalan Kerinci" terang Kepala Satpol PP dan Damkar Pelalawan, Abu Bakar FE, kepada Tribunpekanbaru.com , Senin (12/04/2021).

Abu Bakar menerangkan, ada beberapa lokasi yang disambangi petugas gabungan dari Satpol PP dan Damkar, BPBD, polisi, dan TNI selama razia.

Di antaranya warung yang ada di sekitar Jalan Koridor Langgam Kilometer 1 sampai 5.

Kemudian di Jalan Lingkar Timur, di Jalan Lintas Timur tepatnya di depan mandiri swalayan, dan di simpang Jalan Akasia.

Adapun miras yang dimusnahkan sebanyak 103 botol dari berbagai merk. Yakni Bir bintang 32 botol, anggur merah 15 botol.

Halaman
12
Penulis: johanes
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved