Breaking News:

Cocoklogi Ayat Kitab Suci, Oknum Pendeta di Medan Ini Rayu & Lecehkan Siswi SD

Ia menyebutkan bahwa dirinya mendapatkan informasi tersebut dari para keluarga korban yang telah melaporkan kepada Komnas PA.

Screenshot Youtube
BS, Oknum Pendeta di Medan yang rudapaksa Murid SD 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Ternyata oknum kepsek berinisial BS yang dilaporkan kasus pencabulan siswi SD di Medan Selayang adalah seorang oknum Pendeta.

BS dilaporkan telah melakukan perbuatan cabul terhadap sejumlah murid SD di bawah umur di salah satu Sekolah Dasar swasta di Jalan Bunga Terompet, Kecamatan Medan Selayang Medan

Hal ini diungkapkan Ketua Komite Nasional Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait bahwa selain menjabat kepala sekolah yang bersangkutan ternyata berprofesi sebagai pendeta.

Ia menyebutkan bahwa dirinya mendapatkan informasi tersebut dari para keluarga korban yang telah melaporkan kepada Komnas PA.

"Itu profesinya pendeta kita tahu dari keluarga korban bahwa dia selain dia kepala sekolah tetapi dia juga seorang pendeta di salah satu gereja di Medan," bebernya kepada tribunmedan.com, Senin (12/4/2021).

Yang lebih menyeramkan, Arist menyebutkan menyebutkan bahwa pelaku menggunakan modus ayat kitab suci untuk membujuk rayu para korban. 

"Pelaku selalu menggunakan kitab suci untuk merayu dan bujuk rayunya lewat pendekatan-pendekatan ayat di kitab suci dan sebagainya," tegasnya.

Baca juga: Video: Heboh, Perpisahan SMA Mirip Diskotek, Ada Siswi Joget dengan Pakaian Terbuka

Baca juga: Kemnaker Rilis Aturan Besaran THR bagi Pekerja Swasta: Pekerja Upah Bulanan & Harian

Baca juga: Tarif Resmi Surat Izin Mengemudi atau SIM, Baik Buat Baru Maupun Perpanjangan

Ketua Komnas PA, Aris Merdeka Sirait ditemui usai beraudensi dengan Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin, di Mapolda Sumut, Jalan Sisingamangaraja, Kota Medan, Senin (21/12/2020).
Ketua Komnas PA, Aris Merdeka Sirait ditemui usai beraudensi dengan Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin, di Mapolda Sumut, Jalan Sisingamangaraja, Kota Medan, Senin (21/12/2020). (Satia / Tribun Medan)

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa dirinya akan menyurati Subdit Renakta Ditreskrimum Polda Sumut untuk segera menahan pelaku kejahatan kemanusiaan ini. 

"Saya hari ini saya mengirimkan surat kepada Renakta Polda Sumut untuk atensi terhadap laporan dua masyarakat dan karena ini kejahatan kemanusiaan dan kejahatan luar biasa tidak ada alasan polisi untuk tidak segera menangkap pendeta itu," bebernya.

Baca juga: VIDEO: Sehari Jelang Ramadhan, Harga Ayam Potong di Pekanbaru Capai Rp 34 Ribu Per Kg

Baca juga: Kasus Korupsi Bappeda Siak, Kasubbid di BPKAD Riau Ini Menyusul Yan Prana Jaya untuk Diperiksa

Baca juga: VIRAL VIDEO Dua Kelompok Wisatawan Tawuran saling Lempar Batu di Pantai Kodingareng Makassar

Oknum kepsek berinisial BS dilaporkan keluarga korban/pelapor NS (40) ke Polda Sumut pada 1 April 2021 dengan Laporan Polisi Nomor: STTLP/640/IV/2021/SUMUT/SPKT I.

Halaman
12
Editor: Firmauli Sihaloho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved