Breaking News:

Ini Trik Nelayan Koto Gasib Siak Saat Bertemu Buaya, Gembira Diberi Bantuan Bubu oleh PT KTU

Bantuan alat tangkap ikan berupa bubu diberikan oleh PT Kimia Tirta Utama (KTU) Astra Agro Lestari untuk nelayan Koto Gasib Siak

TRIBUNPEKANBARU/MAYONAL PUTRA
Ini Trik Nelayan Koto Gasib Siak Saat Bertemu Buaya, Gembira Diberi Bantuan Bubu oleh PT KTU. Foto: Asisten CSR PT KTU Slamet Riyadi (kiri) berfoto bersama Ketua KUB Berkah Kuala Gasib, Suyono di depan perlatan tangkap ikan bernama bubu, Sabtu (10/4/2021) di aula kantor desa Kuala Gasib. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Ketua Kelompok Usaha Bersama (KUB) Berkah, kampung Kuala Gasib, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak, Suyono (50) amat bersyukur menerima bantuan.

Bantuan alat tangkap ikan berupa bubu diberikan oleh PT Kimia Tirta Utama (KTU) Astra Agro Lestari, Sabtu (10/4/2021) di aula kantor desa setempat.

Suyono bersama 10 orang nelayan yang menggantungkan hidup di sungai Gasib itu memang mengharapkan dukungan perusahaan di sekitarnya agar sungai tetap lestari demi kesejahteraan mereka.

Sungai Gasib yang membelah Desa Kuala Gasib itu merupakan habitat alami dari ikan tapah, baung, toman, lele akar, patin sungai dan gabus.

Selain ikan-ikan yang menjadi piramata, sungai Gasib itu ternyata juga dihuni buaya.

Ada trik sederhana yang dilakukan nelayan agar tidak diserang hewan buas satu ini.

Nelayan selalu menghindar dan tidak pernah mengganggu buaya bersisipan jalan di sungai.

Sehingga hingga saat tidak pernah ada kasus penyerangan nelayan oleh buaya.

“Dulu penghasilan kami melimpah, sejak beberapa tahun belakangan berkurang," ujar Suyono.

"Hal ini seiring banyaknya perusahaan kelapa sawit di hulu sungai dan terjadinya pendangkalan sungai,” imbuh Suyono kepada Tribunpekanbaru.com .

Halaman
1234
Penulis: Mayonal Putra
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved