Breaking News:

Pengabdian Dosen dan Mahasiswa FKIP Biologi UIR

Dosen bersama mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Islam Riau (UIR) melakukan kegiatan pengabdian kepada siswa SMAN 4

istimewa
PENGABDIAN DOSEN DAN MAHASISWA FKIP BIOLOGI UIR 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Dosen bersama mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Islam Riau (UIR) melakukan kegiatan pengabdian kepada siswa – siswa di SMAN N 4 Kota Pekanbaru, pada Sabtu 03 April 2021.

Pelatihan ini ditujukan kepada siswa untuk meningkatkan keterampilan dalam memanfaatkan peralatan yang ada disekitar dan mengisi waktu luang disaat masa pandemi ini.

Ketua tim pengabdian, Mellisa, S.Pd., M.P yang merupakan dosen pendidikan biologi FKIP UIR, mengatakan Pelaksanaan penanaman secara hidroponik belakangan ini sudah sangat banyak diterapkan.

Penerapan penanaman secara hidroponik juga mudah dilakukan oleh siapapun. Dengan hal tersebut saya mengajak semua orang terkhusus siswa di SMAN 4 Pekanbaru untuk mencoba menanam menggunakan metode hidroponik.

Kegiatan pengabdian dosen dan mahasiswa secara online ini dengan menayangkan video berupa proses pelaksanaan hidroponik, pengenalan hidroponik dan mempraktekkan penanaman menggunakan metode hidroponik secara langsung kepada siswa.

Di masa sekarang ini, hidroponik menjadi sangat popular di masyarakat setempat. Bagaimana tidak, penanaman secara hidroponik ini memiliki kelebihan yang sangat banyak dan tentu saja menghasilkan tanaman yang berkualitas. Selain menghasilkan tanaman yang berkualitas, menanam menggunakan metode hidroponik ini sangat mudah dan lebih hemat. Penggunaan nutrisi bisa lebih efisien, dan terhindar dari hama dan penyakit.

Selain itu, manfaat dari menanam menggunakan metode hidroponik ini, tidak perlu lahan yang terlalu luas, serta tidak perlu adanya pengendalian lahan untuk penanaman secara hidroponik.

Penanaman menggunakan hidroponik juga lebih cepat dibandingkan menanam menggunakan tanah pada umumnya, hanya memerlukan waktu 30-35 hari saja untuk masa panen tanaman.

Proses penanaman secara hidroponik ini dilakukan menggunkan sistem wick, dimana sistem wick pada hidroponik merupakan metode penanaman yang sangat sederhana. Prinsip dari sistem wick ini disebut sistem sumbu yang dapat menghubungkan antara larutan nutrisi yang ada di dalam bak nutrisi dengan media tanam.

Proses pembibitan tanaman dapat dimulai dengan menggunakan alat sederhana, seperti menggunakan baskom sebagai bak nutrisi atau bisa diganti menggunakan botol bekas air mineral, menggunakan netpot dan impraboard, menggunakan rockwoll sebagai media tanam, dan benih tanaman pakcoy sebagai objek penanaman secara hidroponik.

Dengan sinar matahari yang cukup, takaran nutrisi yang digunakan tepat, serta upaya yang dilakukan agar nutrisi bisa terjaga dengan baik, maka tanaman pakcoy secara hidroponik dapat berkembang dengan baik.

Tanggapan siswa pada pengabdian ini sangat baik, pada saat sesi tenya jawab, asiswa sangat aktif dalam bertanya. Banyak yang berminat untuk mempelajari lebih lanjut tentang hidroponik, sehingga siswa yang berpartisipasi dalam pengabdian secara online ini juga terlibat dalam kegiatan.

Dengan adanya pelatihan hidroponik secara online kepada siswa, diharapkan bisa menambah pengetahuan siswa tentang pentingnya pemanfaatan lahan di rumah sedari dini, meningkatkan keterampilan siswa terkait penanaman menggunkaan metode hidroponik serta pelaksanaan penanaman secara hidroponik tetap terlaksana di rumah, sehingga memberikan kesempatan kepada siswa untuk menjadi seorang wirausaha baru.

Adapun anggota pengabdian masyarakat yang berpartisipasi tersebut diantaranya yaitu tiga orang dosen dari program studi pendidikan biologi, Mellisa, S.Pd M.P, Dr. Sri Amnah S, M.Si, Laili Rahmi S.Pd., M.Pd, dan dua orang mahasiswa pendidikan biologi yaitu Iirdaini Fitri dan Imania. (adv)

Editor: Ilham Yafiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved