Breaking News:

Video Berita

VIDEO: Pemprov Riau dan Pemkab Inhu akan Tindak Mobil Bermuatan Melebihi Tonase di Peranap

Seperti yang disampaikan oleh Kabid Perhubungan Darat Dishub Inhu, pihaknya tidak akan pernah mengeluarkan KIR kendaraan yang menyalahi atauran

TRIBUNPEKANBARU.COM, RENGAT - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hulu (Inhu) menggelar rapat bersama dengan Pemerintah Provinsi Riau beserta tokoh masyarakat Kecamatan Peranap pada Senin (12/4/2021).

Rapat yang digelar di ruang rapat Narasinga, lantai dua Kantor Bupati Inhu itu juga dihadiri oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan perwakilan perusahaan yang beroperasi di wilayah Kecamatan Peranap, Inhu.

Pada rapat tersebut dibahas tentang mobil angkutan yang kerap mengangkut muatan melebihi tonase.

Kondisi tersebut membuat jalan di Kecamatan Peranap dan Kecamatan Batang Peranap mengalami kerusakan yang sangat parah sehingga berdampak pada kehidupan masyarakat.

Selain itu masyarakat juga sempat berencana menutup akses jalan tersebut sebagai bentuk protes terhadap perusahaan. Namun aksi protes tersebut lebih dulu dicegah.

Untuk memberikan ketenangan kepada masyarakat, Sekda Inhu, Hendrizal yang memimpin rapat tersebut menyampaikan Pemerintah akan membentuk tim terpadu untuk mengatasi persoalan tersebut.

Nantinya tim terpadu tersebut menggabungkan sejumlah instansi, mulai dari Dinas Perhubungan (Dishub) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Pentaan Ruang (PUPR).

Kekhawatiran pemerintah, mobil-mobil bermuatan melebihi tonase tersebut tidak hanya mengakibatkan kerusakan jalan di wilayah Kecamatan Peranap saja, namun juga wilayah sepanjang Jalan Lintas Tengah dari Peranap sampai Japura, dan juga wilayah Kecamatan Rengat sampai ke Kuala Cenaku serta jalan di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).

Seperti yang disampaikan oleh Kabid Perhubungan Darat Dishub Inhu, pihaknya tidak akan pernah mengeluarkan KIR kendaraan yang menyalahi atauran.

Namun Dishub Inhu bersedia memberikan pengetahuan kepada pihak-pihak yang berkepentingan.

"Muatan sumbu kendaraan yang kita berikan itu maksimal delapan ton untuk setiap kendaraan.

Setiap kendaraan ada teknik perhitungan yang berbeda, jadi jika ada konsultasi untuk masalah dimensi saya siap terbuka," ujar Heru.

( Tribunpekanbaru.com /Bynton)

Penulis: Bynton Simanungkalit
Editor: didik ahmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved