Breaking News:

CEK Rekomendasi Saham Hari Ini: IHSG Diprediksi ke Zona Merah Lagi

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.

Editor: Firmauli Sihaloho
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
Staf di Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Riau di Pekanbaru tengah menganalisa pergerakan harga saham, Rabu (5/9/2018). (TRIBUNPEKANBARU/THEO RIZKY). 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Indeks Harga Saham Gabungan alias IHSG hari ini (13/4) memasuki tren melemah. IHSG ditutup melemah signifikan 2% ke 5.948,57 pada 12 April 2021. 

Nafan Aji Analis Binaartha Sekuritas mengatakan, pergerakan IHSG hari ini berdasarkan indikator MACD, Stochastic dan RSI menunjukkan sinyal negatif.

Di sisi lain, terlihat pola long black closing marubozu candle yang mengindikasikan adanya potensi bearish continuation pada pergerakan IHSG.

 

Menurut Nafan, pergerakan IHSG hari ini berdasarkan rasio fibonacci, adapun support maupun resistance maksimum berada pada 5.854,38 hingga 6.027,60. 

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.

Baca juga: Mertua Pergoki Istri Polisi Selingkuh dengan Brimob di Maluku, Tak Pakai Busana di Kamar Berduaan

Baca juga: UPDATE Sidang Korupsi Bansos Covid-19: Ada Istilah Titipan Pak Menteri

1. AKR Corporindo (AKRA)

. Saham AKRA ditutup di Rp 3.130. (RoE: 8.76%; PER: 13.71x; EPS: 231.23; PBV: 1.21x; Beta: 1.74).

Pergerakan harga saham AKRA telah menguji garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan, minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar.

Rekomendasi saham AKRA adalah akumulasi pada area level Rp 3.090 – Rp 3.130, dengan target harga secara bertahap di level Rp 3.290, Rp 3.420, Rp 3.600, Rp 4.010 dan Rp 4.420. Support ada di Rp 3.090 dan Rp 2.970.

2. Bank Negara Indonesia (BBNI).

Saham BBNI ditutup di Rp 5.850. (RoE: 2.91%; PER: 33.27x; EPS: 177.32; PBV: 0.97x; Beta: 1.97).

Pergerakan harga saham BBNI telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar.

Saham BBNI diberi rekomendasi untuk akumulasi pada area Rp 5.750 – Rp 5.850, dengan target harga di level Rp 6.050, Rp 6.900 dan Rp 7.950. Support ada di Rp 5.450.

Baca juga: Ketahuan Bohong, Ditanya Ortu, Ngaku Cari Kerja, Dibawa ke Kantor Polisi Gadis Ini Baru Jujur

Baca juga: Tak Pernah Terjadi Sebelumnya, Durasi Sholat Tarawih Dibatasi 30 Menit oleh Raja Arab Saudi

3. Bekasi Fajar Industrial Estate (BEST).

Saham BEST ditutup di Rp 153. (RoE: -2.64%; PER: -12.83x; EPS: -12.00; PBV: 0.34x; Beta: 1.8).

Pergerakan harga saham BEST telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar.

Rekomendasi untuk saham BEST adalah akumulasi pada area Rp 151 – Rp 153, dengan target harga secara bertahap di level Rp 163, Rp 198 dan Rp 234.

Support ada di Rp 148 dan Rp 136.

4. Gudang Garam (GGRM).

Saham GGRM ditutup di Rp 36.825. (RoE: 13.07%; PER: 9.15x; EPS: 4025.12; PBV: 1.21x; Beta: 0.91).

Pergerakan harga saham GGRM telah menguji beberapa garis MA 10 maupun MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar.

Saham GGRM diberi rekomendasi untuk akumulasi pada area level Rp 36.550 - Rp 36.850, dengan target harga secara bertahap di level Rp 39.075, Rp 40.550, Rp 41.600, Rp 46.000, Rp 48.700 dan Rp 66.125. Support ada di Rp 35.125.

5. Indofood Sukses Makmur (INDF).

Saham INDF ditutup di Rp 6.600. (RoE: 8.16%; PER: 9.00x; EPS: 733.59; PBV: 0.73x; Beta: 0.61).

Terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham INDF.

Rekomendasi saham INDF adalah akumulasi pada area level Rp 6.500 – Rp 6.600, dengan target harga secara bertahap di level Rp 6.775, Rp 7.000, Rp 7.325 dan Rp 8.275. Support ada di Rp 6.450 dan Rp 6.300.

6. Jasa Marga (JSMR).

Saham JSMR ditutup di Rp 4.170. (RoE: 2.02%; PER: 60.75x; EPS: 68.64; PBV: 1.22x; Beta: 1.52). Pergerakan harga saham JSMR menguji beberapa garis MA 10 maupun MA 200 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar.

Saham JSMR diberi rekomendasi untuk akumulasi pada area level Rp 4.110 - Rp 4.170, dengan target harga secara bertahap di level Rp 4.250, Rp 4.570, Rp 5.325 dan Rp 6.100. Support ada di Rp 4.110 dan Rp 4.000.

https://investasi.kontan.co.id/news/ihsg-memasuki-zona-merah-lagi-sebaiknya-rekomendasi-saham-hari-ini-134

Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved