Breaking News:

China Semakin Mengancam, Taiwan Luncurkan Kapal Serbu Amfibi, Jaga Kedaulatan Mereka

Gesekan militer China dan Taiwan kian nyata, Taiwan memutuskan hadapi China jika mengganggu kedaulatan mereka.

SAM YEH / AFP
Dua pesawat tempur F-16V buatan AS melepaskan suar setelah menjatuhkan bom selama latihan militer Han Kuang tahunan di Taichung, Taiwan pada 16 Juli 2020. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Gesekan militer China dan Taiwan kian nyata, Taiwan memutuskan hadapi China jika mengganggu kedaulatan mereka.

Taiwan meluncurkan kapal serbu amfibi pada Selasa (13/4/2021) yang bisa digunakan untuk mendaratkan pasukan, dan akan meningkatkan jalur pasokan ke pulau-pulau rentan di lepas pantai China dan Laut China Selatan.

Yu Shan, yang diambil dari nama gunung tertinggi di Taiwan, berbobot 10.600 ton adalah bagian terbaru dari program ambisius Presiden Tsai Ing-wen untuk memodernisasi angkatan bersenjata di tengah tekanan dari China, yang mengklaim pulau itu sebagai miliknya.

Dibangun oleh CSBC Corporation Taiwan yang didukung negara, kapal serbu amfibi akan mulai beroperasi tahun depan dan akan dipersenjatai dengan meriam untuk digunakan melawan target udara dan permukaan.

Senjata Yu Shan lainnya adalah rudal anti-pesawat dan anti-pesawat jarak dekat Phalanx serta senjata anti-rudal.

Secara resmi menamai kapal baru di Kota Kaohsiung, Tsai mengatakan, kapal serbu amfibi tersebut mewakili "tonggak" dalam rencana pembangunan kapal perang buatan Taiwan.

"Saya yakin, kapal ini pasti akan memperkuat kemampuan Angkatan Laut untuk memenuhi misinya dan semakin memperkuat pertahanan kita," katanya, seperti dikutip Reuters.

Merebut kembali pulau-pulau
Chairman CSBC Cheng Wen-lung menyatakan, selain menjadi kapal serbu amfibi, dengan ruang untuk kapal pendarat dan helikopter, mesin perang itu akan digunakan untuk mengangkut barang-barang milik Taiwan.

Taiwan membawanya ke pulau-pulau di Laut China Selatan yang disengketakan dan di lepas pantai Taiwan yang terletak dekat dengan pantai China, yang lama dianggap sebagai sasaran empuk bagi Tiongkok jika terjadi perang.

Baca Juga: AS peringatkan China atas tindakan agresif terhadap Taiwan

Halaman
12
Editor: Ilham Yafiz
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved