Breaking News:

Kabar Gembira Bagi Pelaku UMKM di Inhil, Diskop dan UKM Inhil Kembali Buka Pendaftaran BPUM

Kabar gembira bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah atau UMKM di Inhil yang berminat mendapatkan BPUM.

Internet
Ilustrasi. Kabar gembira bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah atau UMKM di Inhil yang berminat mendapatkan Bantuan Pelaku Usaha Mikro (BPUM). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, TEMBILAHAN – Kabar gembira bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah atau UMKM di Inhil yang berminat mendapatkan Bantuan Pelaku Usaha Mikro (BPUM).

Program yang berasal dari Pemerintah Pusat tersebut akan mulai dibuka kembali melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop dan UKM) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhi) pada Rabu (14/4).

Masyarakat Kabupaten Inhil pun sudah bisa memasukkan permohonan untuk mendapatkan stimulus berupa dana tunai dengan memasukkan permohonan melalui Kantor Diskop Dan UKM Inhil.

Kepala Diskop dan UKM Inhil, H Tengku Eddy Efrizal mengatakan, masyarakat Inhil yang ingin mendapatkan BPUM bisa mengajukan permohonan dengan melakukan pendaftaran tahap I di loket pelayanan Diskop dan UKM Inhil di Lantai Dasar Gedung Eks Multiyears, Jalan Swarna Bumi Tembilahan.

“Stimulus ini sebagai bentuk perhatian kepada para pelaku UMKM, pemerintah kembali memberikan stimulus berupa BPUM,” ungkap H Tengku Eddy Efrizal kepada awak media, Selasa (13/4).

Tengku Eddy menjelaskan, proses pendaftaran harus dilakukan oleh orang yang bersangkutan dan tidak boleh diwakilkan, pelayanannya dimulai sekira pukul 08.30 – 11.30 WIB dan dibuka hingga 26 April 2021.

Namun besaran nominal yang diperoleh setiap pelaku usaha mikro akan berbeda dari tahun sebelumnya yang mencapai Rp 2.400.000,- perorang.

“Sesuai dengan Peraturan Menteri Koperasi dan UKM Nomor 2 Tahun 2021, tahun ini bantuan yang akan diterima sebesar Rp 1.200.000,- perorang.,” imbuh Tengku Eddy yang juga didampingi Sekretaris Diskop UKM Inhil, Feri Irawan.

Mengingat saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19, Tengku Eddy pun menghimbau masyarakat yang nantinya datang mendaftar agar memperhatikan protokol kesehatan (prokes).

“Masyarakat yang ingin mendaftar diminta untuk mematuhi dan menerapkan 4M, yakni Memakai masker, Menjaga jarak, Menghindari Kerumunan dan Mencuci tangan,” tuturnya.

Berikut persyaratan penerima BPUM di Diskop Dan UKM Inhil, antara lain, yaitu, Warga Negara Indonesia (WNI), memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) dan Kartu Keluarga (KK), memiliki Usaha Mikro dengan omset sampai dengan Rp 300 juta, bukan Aparatur Sipil Negara (ASN), Anggota TNI/Polri, Pegawai BUMN atau BUMD, dan tidak sedang menerima Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Dokumen usulan calon penerima BPUM, antara lain, yaitu, fotokopi KTP, KK dan Nomor Induk Berusaha (NIB) atau Surat Keterangan Usaha (SKU) dari Kepala Desa atau Lurah, serta foto bersama tempat usaha mikro dan nomor telepon seluler atau Handphone (Hp) yang dapat dihubungi. (Tribunpekanbaru.com/T. Muhammad Fadhli).
 

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved