Breaking News:

Tak Pernah Terjadi Sebelumnya, Durasi Sholat Tarawih Dibatasi 30 Menit oleh Raja Arab Saudi

Shalat tarawih dan Qiyam Al-Layl, yang tidak melebihi 30 menit, harus dilakukan bersamaan dengan sholat Isya di semua masjid di Kerajaan.

Editor: Muhammad Ridho
Saudi Press Agency/Handout via REUTERS
Tarawih di Arab Saudi dibatasi maksimal 30 menit. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Otoritas Kerajaan Arab Saudi, Senin (12/4/2021), mengumumkan kebijakan bersejarah di Bulan Ramadhan 1442 Hijriyah/ 2021 ini.

Melalui Menteri Urusan Islam, Dakwah dan Bimbingan Sheikh Dr. Abdullatif Al-Sheikh, kerajaan membatasi durasi Sholat Tarawih (Qiyamul Lail) selama Ramadhan hanya 30 menit.

Kebijakan ini berlaku ketat di seluruh negeri, terutama di dua masjid haram (Haramain; Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah).

Shalat tarawih dan Qiyam Al-Layl, yang tidak melebihi 30 menit, harus dilakukan bersamaan dengan sholat Isya di semua masjid di Kerajaan.

Guna mengurangi lamanya kehadiran jamaah, Imam diminta tidak memanjangkan bacaan salat dan memproporsionalkan jumlah rakaat salat sunnah tahunan ini.

Dilansir Saudi Gazette, kebijakan drastis dan tak biasa ini atas rekomendasi Kementerian Kesehatan, menyusul masih mewabahnya pandemi virus Covid-19 di negeri ini.

Dalam surat edaran yang dikeluarkan Senin (12/4/2021) waktu Indonesia, atau Minggu (11/4/2021), kebijakan ini ditujukan langsung kepada semua pejabat kementerian dan imam masjid di seluruh wilayah Kerajaan.

Kawat yang sebar sehari jelang 1 Ramadhan 1442 H ini, melampirkan pernyataan dan data terakhir penyebaran Covid-19, dan rencana strategi pencegahan untuk membendung penyebaran virus corona.

Surat edaran itu juga menetapkan bahwa semua direktur cabang kementerian serta imam masjid harus diberitahu untuk mematuhi isi pernyataan itu.

Ini juga menegaskan bahwa semua tindakan pencegahan dan protokol pencegahan yang telah dikeluarkan oleh kementerian dalam surat edaran sebelumnya harus ditindaklanjuti dengan penerapan yang ketat.

Kementerian memerintahkan karyawan masjid dan jamaah untuk mengambil semua tindakan pencegahan ketika mereka pergi ke masjid seperti membawa sajadah khusus, memakai topeng, dan menjaga jarak fisik. (*)

Artikel ini telah tayang di tribun-timur

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved