Breaking News:

Dua RW di Pekanbaru Terapkan PPKM, Begini Kata Ahli Epidemiologi Riau

Dua RW di Pekanbaru telah menerapkan PPKM, dari data yang diungkapkan oleh ahli epidemiologi Riau.

istimewa
Ketua Ahli Epidemiologi Riau, dr Wildan Asfan Hasibuan mengungkapkan, data zonasi penularan Covid-19 di Kota Pekanbaru belum seluruhnya masuk ke tim satgas. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Dua RW di Pekanbaru telah menerapkan PPKM, dari data yang diungkapkan oleh ahli epidemiologi Riau.

Data zonasi penularan Covid-19 di Kota Pekanbaru belum seluruhnya masuk ke tim satgas.

Ketua Ahli Epidemiologi Riau, dr Wildan Asfan Hasibuan mengungkapkan sejauh ini baru sembilan kecamatan dari 15 kecamatan yang sudah masuk.

Sementara sisanya belum menyampaikan laporan ke tim Satgas.

Akibat belum seluruhnya masuk, maka sejauh ini baru dua RW saja yang menerapkan PPKM.

Sebab saat ini aturan untuk perhitungan menetapkan zonasi penyebaran Covid-19 tidak lagi berdasarkan jumlah kasus per individu.

Saat ini perhitungan yang baru berdasarkan intruksi Mendagri itu berdasarkan jumlah rumah yang ada kasus Covid-19nya.

Jadi lebih mengecil dan skalanya juga mengecil di tingkat RW, kalau dulu skalanya adalah kelurahan.

PPKM akan dievaluasi per dua minggu sekali.

Jadi selama dua minggu ini dijalani saja dulu, baru nanti dievaluasi.

Meskipun saat ini baru dua RW saja yang menetapkan PPKM, bukan berarti RW lain yang sudah ditetapkan zona merah dan orange dan kuning tetap harus melakukan upaya-upaya pencegahan.

Diantaranya adalah tidak boleh ada kegiatan mulai pukul 20.00 sampai 06.00 WIB. Kemudian rumah ibadah tidak boleh ada kegiatan, sekolah dan fasilitas umum ditutup.

Tidak boleh ada pesta, dan kumpul-kumpul dan keramaian lebih dari tiga orang. Upaya yang lain seperti 4M dan 3T serta vaksinasi itu harus tetap jalan.

Tidak hanya di dua RW yang menerapkan PPKM itu saja, namun RW lain yang sudah ditetapkan sebagai zona merah juga harus menjalankan upaya tersebut.

Tentu harus dilakukan dengan pengawasan dari kelurahan, babinkntibmas, tokoh masyarakat, tokoh agama dan semua lapisan masyarakat. Jadi yang penting dalam PPKM ini adalah meningkatkan 4M ditambah jangan mudik dan 3T. (Tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgiono).

Berita Riau lainnya

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved