Breaking News:

HEBOH Bank BRI Pergi dari Aceh, Berikut Penyebab BRI Pamit dari Serambi Mekkah

Keputusan tersebut merupakan tindak lanjut bank pelat merah itu terhadap penerapan Qanun Lembaga Keuangan Syariah nomor 11 tahun 2018.

FOTO DOK BRISYARIAH
Customer service BRI Syariah KCP Lampriek, Banda Aceh, melayani nasabah. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI bakal tak ada lagi di Aceh.

Diketahui Bank BRI segera menghentikan operasional layanan perbankan di Provinsi Aceh.

Keputusan tersebut merupakan tindak lanjut bank pelat merah itu terhadap penerapan Qanun Lembaga Keuangan Syariah nomor 11 tahun 2018.

Pemimpin Wilayah Bank BRI Provinsi Aceh Wawan Ruswanto mengatakan, semua portofolio dan layanan perbankan di bank pelat merah tersebut akan dialihkan kepada Bank Syariah Indonesia (BSI).

“Alhamdulillah Bank BRI telah mengalihkan seluruh portofolio dan layanan perbankan kepada Bank BRIsyariah,” kata Pemimpin Wilayah Bank BRI Provinsi Aceh Wawan Ruswanto sebagaimana dikutip dari Antara, Rabu (14/4/2021).

Baca juga: Liverpool Tak Berkutik, Real Madrid Melenggang ke Semifinal: Hadapi Chelsea

Baca juga: KISAH Perang Khandaq: 3 Ribu Pasukan Dipimpin Nabi Muhammad SAW Melawan 10 Ribu Pasukan Abu Sufyan

Lantas, apa sebenarnya poin Qanun Aceh yang membuat BRI berhenti beroperasi?

1. Seluruh lembaga keuangan di Aceh wajib berprinsip syariah

Pasal 2 Qanun Lembaga Keuangan Syariah nomor 11 tahun 2018 menyatakan, setiap lembaga keuangan yang beroperasi di Aceh wajib menerapkan prinsip syariah.

Aqad keuangan di Serambi Mekah pun wajib menggunakan prinsip syariah. Dengan demikian, setiap lembaga keuangan yang memiliki operasional di Aceh harus melakukan transisi untuk menerapkan prinsip-prinsip syariah.

Qanun LKS tersebut sebenarnya sudah mulai berlaku sejak 4 Januari 2019.

Halaman
123
Editor: Firmauli Sihaloho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved