Breaking News:

Inhil Bakal Punya Terminal Bahan Bakar, Bisa Tampung Pasokan BBM Sebanyak 8.000 KL, Ini Rinciannya

Tidak lama lagi masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Provinsi Riau bakal memiliki Terminal BBM yang bisa tampung pasokan 8.000 KL

Penulis: T. Muhammad Fadhli | Editor: Nurul Qomariah
istimewa
Peletakan batu pertama terminal bahan bakar oleh Dirut PT Elnusa Petrofin, Executive GM Marketing Operation Region I Pertamina, Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga Subholding Commercial and Trading Pertamina, Bupati H M Wardan dan Wabup H Syamsuddin Uti 

TRIBUNPEKANBARU.COM, KEMPAS - Tidak lama lagi masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Provinsi Riau bakal memiliki Terminal Bahan Bakar Minyak (fuel terminal) yang bisa tampung pasokan 8.000 KL.

Terminal BMM itu berlokasi di Desa Sungai Gantang, Kecamatan Kempas, Inhil.

Pembangunan Terminal BBM Inhil yang dilaksanakan oleh PT Elnusa Petrofin (EPN) yang merupakan anak usaha PT Elnusa, Tbk.

Bnagunan akan berdiri di atas lahan seluas 10 hektare dengan target penyelesaian pembangunan sekitar 24 bulan.

Kehadiran Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) ini tentu saja bisa memberikan perkembangan yang signifikan di wilayah Kabupaten Inhil.

TBBM atau fuel Terminal ini nantinya akan memiliki sarana dan fasilitas antara lain, 2 unit tangki BBM Pertamax berkapasitas masing-masing sebesar 1.000 KL.

2 unit tangki BBM Premium dengan kapasitas penyimpanan masing-masing sebesar 1.500 KL .

Dan 2 tangki Bio Solar dengan kapasitas penyimpanan masing-masing sebesar 1.500 KL.

Sehingga kapasitas TBBM yang akan dibangun dan dikelola oleh PT Elnusa Petrofin ini memiliki kapasitas total penyimpanan sebesar 8.000 KL.

Direktur Utama PT Elnusa Petrofin Haris Syahrudin, mengakui jika kehadiran fuel terminal ini sebagai wujud dukungan kepada Pertamina dalam memberikan layanan BBM kepada masyarakat Inhil.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved