Breaking News:

Oknum Pekerja Subkontraktor CPI Curi Pipa Besi Milik CPI Sampai 60 Kali, Diamankan Polisi

Satreskrim Polres Bengkalis kembali berhasil menangkap oknum pekerja subkontraktor CPI yang curi pipa besi milik PT Chevron Pasific Indonesia (CPI).

Penulis: Muhammad Natsir | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Muhammad Natsir
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bengkalis kembali berhasil menangkap oknum pekerja subkontraktor CPI yang curi pipa besi milik PT Chevron Pasific Indonesia (CPI). Hal ini diungkap Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan didampingi Kasatreskrim Polres Bengkalis AKP Meki Wahyudi saat ekpos di Mapolres Bengkalis, Kamis (15/4/2021) sore. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bengkalis kembali berhasil menangkap oknum pekerja subkontraktor CPI yang curi pipa besi milik PT Chevron Pasific Indonesia (CPI).

Hal ini diungkap Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan didampingi Kasatreskrim Polres Bengkalis AKP Meki Wahyudi saat ekpos di Mapolres Bengkalis, Kamis (15/4/2021) sore.

Pelaku diamankan di jalan lintas Duri - Dumai Desa Balai Makam Kecamatan Bathin Solapan, Selasa (23/3) sore lalu.

Penangkapan pelaku dilakukan tim Satreskrim Polres Bengkalis bersama tim gabungan Sat Sabhara dan Security perusahaan. Dari penangkapan ini petugas mengamankan empat orang pelaku.

"Diantaranya ES selaku supir minubus  Sub kontraktor CPI, DS selaku tukang Muat dan AL juga tukang muat," tambahnya.

Dari penangkapan ini petugas mengamankan satu unit minibus yang digunakan untuk mengangkut pipa besi milik CPI. Pipa besi juga ditemukan di dalam minibus tersebut sebanyak 17 batang.

"Hasil pemeriksaan Satreskrim kita pipa ini diambil dari seorang dari area PT CPI wilayah Duri. Pengambilan pipa ini atas permintaan pelaku atas nama IR," tambah Hendra Gunawan.

Menurut dia, IR memberitahu ES untuk mengambil pipa tersebut melalui pesan singkat telpon genggamnya lokasi pipa yang akan diambil. IR yang memerintahkan ES ternyata juga salah satu oknum pekerja subkontraktor CPI.

"Berdasarkan pengakuan ES ini, Satreskrim kita kemudian melakukan penangkapan IR di rumahnya di desa Balai Makam," terang Hendra.

Saat diamankan IR mengakui perbuatanya yang menyuruh ES menjemput dan pipa tersebut. Pengambilan pipa ini dilakukan saat tersangka IR melalukan pergantian pipa di lokasi tersebut.

"Pipa lama yang diganti disembunyikan di dalam semak semak dan kemudian diberitahunkan kepada tersangka ES untuk mengambilnya," cerita Kapolres Bengkalis.

Dari pencurian yang dilakukan empat tersangka ini pihak CPI mengalami kerugian materi sekitar 22 juta rupiah. Bahkan pelaku sudah melakukan aksinya sebanyak enam puluh kali dalam waktu enam bulan.

"Akibat berbuatannya tersangka terancam hukuman penjara selama tujuh tahun," tandasnya.(tribunpekanbaru.com/Muhammad Natsir)

Berita Bengkalis lainnya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved