Breaking News:

PPKM Mikro di Pekanbaru, Dua Rumah Ibadah Tutup Sementara, Sholat Tarawih di Rumah

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro di Kota Pekanbaru sudah bergulir, Ada dua Rukun Warga (RW) zona merah covid-19.

Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Sejumlah pengendara yang tidak memakai masker terjaring dalam razia terhadap pelanggar protokol kesehatan, Kamis (7/1/2021) silam. Kini dua RW di Kota Pekanbaru menerapkan PPKM Mikro. 

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro di Kota Pekanbaru sudah bergulir.

Ada dua Rukun Warga (RW) zona merah covid-19 yang menerapkan PPKM.

Kedua RW tersebut yakni RW 6 Kelurahan Sidomulyo Timur dan RW 4 Kelurahan Tangkerang Timur. Ruang publik dan fasilitas umum di kedua RW itu juga tutup sementara.

Adanya penutupan sementara ini untuk mencegah terjadinya kerumunan. Sejumlah fasilitas umum yang tutup yakni rumah ibadah hingga tempat bermain tutup sementara.

"Jadi untuk sementara di dua RW ini ibadah malam Ramadhan di rumah saja," jelas Asisten I Sekretariat Daerah Kota Pekanbaru, Azwan kepada Tribunpekanbaru.com, Kamis (15/4/2021).

Menurutnya, kebijakan ini diambil setelah melakukan rapat bersama unsur forkopimda di Kota Pekanbaru. Masyarakat dilarang beraktivitas di luar rumah dari pukul 20.00 WIB hingga pukul 6.00 WIB.

Ada juga larangan berkerumun selama PPKM. "Tidak ada kegiatan yang menimbulkan kerumunan di RW itu," jelasnya.

Azwan menyebut bahwa dari hasil pemetaan hanya dua RW tersebut memenuhi indikator PPKM mikro. Tim satgas bersama tim kelurahan sudah memetakan RW yang zona merah.

Mereka berpedoman pada data zona merah kelurahan. Ada 32 kelurahan yang masuk zona merah covid-19.

PPKM mikro ini untuk mengoptimalkan penanganan kasus covid-19. Tim satgas bersama aparat gabungan nantinya bakal melakukan pengawasan.

"Kita akan evaluasi setelah tujuh hari PPKM. Mereka melihat kondisi kasus di setiap pekan," paparnya.

Azwan mengaku bahwa ada sejumlah masyarakat yang keberatan dengan penerapan PPKM. Ia menyebut bahwa PPKM untuk menekan laju penyebaran covid-19 yang cendrung meningkat.

"Kita mengimbau agar masyarakat memahami kondisi ini, dengan PPKM ada pembatasan aktivitas," ulasnya.

( Tribunpekanbaru.com / Fernando Sikumbang ) 

Penulis: Fernando
Editor: Ilham Yafiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved