Breaking News:

Suhu Politik di Rohul Memanas, PKB Minta PT Torganda Tutup Jika Terbukti Intervensi PSU Rohul

Jelang pelaksanaan PSU Rohul, suhu politik di Rohul negeri seribu suluk makin memanas. PKB Minta PT Torganda Tutup Jika Terbukti Intervensi

Tribun Pekanbaru/Ilustrasi/Nolpitos Hendri
Jelang pelaksanaan PSU Rohul, suhu politik di Rohul negeri seribu suluk makin memanas. PKB Minta PT Torganda Tutup Jika Terbukti Intervensi 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Jelang pelaksanaan PSU Rohul, suhu politik di Rohul negeri seribu suluk makin memanas.

Apalagi jelang Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Pilkada Rokan Hulu, diwarnai bocornya surat dari pihak perusahaan PT Torganda meminta seluruh karyawan mengumpulkan KTP jelang PSU.

Tidak itu saja Petahana sering berkeliaran di kawasan perusahaan.

Partai pengusung Hafith-Erizal, PKB mengkritisi keras adanya surat beredar dari PT Torganda yang merupakan lokasi dilakukannya PSU 25 TPS, yang meminta warga untuk mengumpulkan KTP dan KK jelang PSU pada tanggal 21 April mendatang

Sekretaris DPW PKB Riau, Ade Agus Hartanto mengatakan pihaknya akan melakukan investigasi, dan jika memang terbukti, ia meminta perusahaan tersebut untuk ditutup.

"Kami akan lakukan investigasi dengan beredarnya surat tersebut. Jika benar, perusahaan tersebut mengangkangi proses demokrasi yang ditetapkan dalam konstitusi. Dan kalau ada perusahaan di Riau ini ikut dalam hal proses demokrasi, sebaiknya perusahaan ini ditutup saja,"ujar Ade Agus Hartanto.

Menurut Ade Agus Hartanto, tidak ada manfaatnya. Karena keterlibatan perusahaan ini sudah jelas ada maksud tertentu, seharusnya netralitas itu dijaga.

Ketua Komisi I DPRD Riau ini mengatakan, pihaknya akan memanggil KPU dan Bawaslu. Serta mempertanyakan peran TNI dan Polri.

"Informasi yang kita terima dilokasi sudah dijaga semua, tak ada aktivitas apapun. Tapi laporan yang kita terima petahana masih mondar - mandir di wilayah tersebut. Artinya perusahaan pemain politik ini," jelas Ade.

Ia juga mengatakan, investigasi akan dilakukan untuk melihat motif apa yang digunakan perusahaan. Apakah ada ketergantungan perusahaan kepada petahana saat ini.

"Bisa saja, karena memang begitu berambisinya, petahana dimenangkan diwilayahnya itu dengan angka yang fantastis. Kita tak berharap lain, tapi netralitas ditegakkan. Sehingga Rohul itu dipimpin oleh keinginan masyarakat, bukan kelompok,"ujar Ade Agus Hartanto.

Sebagaimana surat uang beredar di masyarakat Rohul dan sudah menjadi perbincangan masyarakat tersebut surat yang ditandatangani langsung Sihar Sitorus itu meminta agar semua unit di perusahaan mengumpulkan KTP dan KK karyawan jelang PSU digelar. (Tribunpekanbaru.com/Nasuha Nasution)

Penulis: Nasuha Nasution
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved