Breaking News:

Desakan Muktamar Luar Biasa, Pengurus PKB Riau Minta Suharmi Hasan Bicara Jujur

Soal rencana Suharmi bersama sejumlah kader lain yang ingin mendorong pelaksanaan Muktamar Luar Biasa menurut Ade Agus Hartanto itu hak Suharmi

Penulis: Nasuha Nasution | Editor: Nurul Qomariah
ist
Desakan Muktamar Luar Biasa, Pengurus PKB Riau Minta Suharmi Hasan Bicara Jujur. Foto:Sekretaris DPW PKB Riau, Ade Agus Hartanto 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Riau Ade Agus Hartanto angkat suara terkait pernyataan mantan Ketua DPC PKB Kampar yang mengatakan tidak pernah diberitahu soal penggantian posisinya sebagai ketua partai ke Catur Sugeng Pranoto.

"Harus diluruskan (Suharmi Hasan) bukan dipecat jadi harus paham juga dan harus tahu kalau bicara AD/ART, ini tidak tahu AD/ART tapi bicaranya itu,"ujar Ade Agus Hartanto kepada Tribunpekanbaru.com Jumat (16/4/2021).

Ade Agus Hartanto menyampaikan, masa kepengurusannya Suharmi Hasan bukan dipecat melainkan berakhir.

Sudah dilaksanakan rencana Muscab, namun batal dan terjadi kekosongan dan harus diisi, makanya ditunjuk Catur Sugeng yang sudah menjadi pengurus DPW.

"Partai ini tidak bisa seumur hidup, ada aturan main dalam partai,"ujar Ade Agus.

Sementara terkait tidak adanya komunikasi antara pengurus DPW pada Suharmi Hasan saat dilakukan penggantian ketua, menurut Ade Agus Hartanto itu salah beaar.

"Kalau katanya tidak ada komunikasi, ini bulan puasa harus jujur. Kita sudah komunikasi dengan dia. Kita selalu komunikasi. Saya minta beliau bicara jujur,"ujar Ade Agus Hartanto.

Pihaknya di DPW juga akan menjadwalkan pemanggilan Suharmi Hasan, untuk mengklarifikasi pernyataan Suharmi yang sebelumnya dianggap tidak jujur.

"Tentu kita berharap dia berkomunikasi sesuai prosedur. Kita akan panggil juga pak Suharmi Hasan dimintai klarifikasi nya terkait statement itu,"jelasnya.

Soal rencana Suharmi bersama sejumlah kader lain yang ingin mendorong pelaksanaan Muktamar Luar Biasa menurut Ade Agus Hartanto itu adalah hak Suharmi Hasan.

"Itu hak dia, kalau dia merasa itu jalan yang terbaik bagi dia silakan saja,"jelasnya.

( Tribunpekanbaru.com / Nasuha Nasution )

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved