Breaking News:

Selain Kurma, Ini 3 Menu Buka Puasa yang Disunnahkan Rasulullah SAW, Punya Khasiat Khusus

Buka puasa adalah moment yang paling ditunggu oleh orang yang berpuasa, terutama di bulan Ramadhan.

Editor: Muhammad Ridho
shutterstock
ILUSTRASI - Takjil berupa kurma 

Syaikh Abdulkarim Al-Khudhair menerangkan,

فرحة عند فِطْرِهِ يعني في الإنسان جِبِلَّة خِلْقَة إذا قُدِّم الفُطُور ينتظر أذان المغرب، ويبدأ، يفرح هذا موجُود عند النَّاس كُلِّهم

Bahagia saat berbuka, maknanya adalah naluri manusia ketika dihidangkan bukaan, dia menunggu azan, lalu dia mulai menyantap menu buka puasa. Kebahagiaan semacam ini ada pada semua orang..

Dalam hal adab berbuka puasa, Rosulullah SAW pernah mbersabda mengeni menu utama yang harus dimakan terlebih dahulu ketika buka puasa.

Rosulullah SAW selalu mengutamakan 3 menu makanan ini dalam setiap buka puasa, diantaranya:

1. Kurma muda (ruthob)
2. Kurma masak (tamr)
3. Air putih.

Berikut kutipan hadits-nya:

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يُفْطِرُ عَلَى رُطَبَاتٍ قَبْلَ أَنْ يُصَلِّىَ فَإِنْ لَمْ تَكُنْ رُطَبَاتٌ فَعَلَى تَمَرَاتٍ فَإِنْ لَمْ تَكُنْ حَسَا حَسَوَاتٍ مِنْ مَاءٍ

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berbuka dengan rothb (kurma basah) sebelum menunaikan shalat. Jika tidak ada ruthob (kurma basah), maka beliau berbuka dengan tamr (kurma kering). Dan jika tidak ada yang demikian beliau berbuka dengan seteguk air.”

(HR. Abu Daud dan Ahmad. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih).

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved