Breaking News:

Diringkus Polisi, Ini Pengakuan Pria yang Tampar Perawat RS Siloam: Tangan Anak Berdarah Lepas Infus

Melihat tangan anaknya berdarah, isteri pelaku pun langsung menelpon suaminya (Pelaku-red) yang kebetulan sedang tidak ada di TKP

Tribunnews.com
pelaku JS penganiayan perawat RS Siloam, digiring polisi 

TRIBUNPEKANBARU.COM - - Jajaran Reskrim Polrestabes Palembang, Unit Pidum dan Tekab 134 berhasil mengamankan tersangka penganiayaan perawat di RS Siloam Palembang.

Mereka mengamankan tersangka di kediamannya, di Kayuagung, Kabupaten OKI Sabtu (17/4/2021) dini hari WIB.

Terkuak kasus penganiayan yang dilakukan JT terhadap salah satu perawatan RS Siloam, yakni Christina Ramauli S (27), saat perkaranya di gelar Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Irvan Prawira.

Dirinya mengatakan, peristiwa itu terjadi berawal korban yang merupakan perawat di RS Siloam Palembang, mencabut infus anak pelaku, karena anak pelaku sudah diperbolehkan untuk pulang.

Sebelumnya, anak JS dirawat di RS Siloam karena menderita sakit paru-paru.

Irvan melanjutkan, setelah korban melepas infus dari tangan anak pelaku saat itu korban sempat berkata kepada istri pelaku, "Jangan dulu digendong bu nanti berdarah."

Namun setelah korban melepas infus tersebut, istri pelaku langsung menggendong anaknya tersebut.

Dan pada saat istri pelaku menggendong anaknya, pada saat itulah tangan anak pelaku berdarah.

Melihat tangan anaknya berdarah, isteri pelaku pun langsung menelpon suaminya (Pelaku-red) yang kebetulan sedang tidak ada di TKP (tempat kejadian perkara).

Tidak lama berselang pelaku pun datang dan langsung marah-marah terhadap korban serta langsung memukul korban.

Halaman
12
Editor: Muhammad Ridho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved