Breaking News:

Jokowi Teken PP yang Hilangkan Pancasila di SPN, Said Didu: Klean teriak SAYA Pancasila!

PP No 57 tahun 2021 tentang Standar Nasional Pendidikan itu diteken Presiden Joko Widodo pada 30 Maret 2021 dan diundangkan pada 31 Maret 2021.

Warta Kota /Adhy Kelana
Presiden Joko Widodo 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Pemerintah saat ini sedang gencar-gencarnya membumikan Pancasila di segala lini. 

Namun anehnya, Pemerintahan Joko Widodo malah meneken Peratusan Pemerintah atau PP No 57 tahun 2021 tentang Standar Nasional Pendidikan.

Celakanya, PP tersebut tidak memuat mata pelajar/mata kuliah Bahasa Indonesia dan Pancasila.

Belum jelas apa maksud pemerintahan Jokowi meneken PP No 57 tahun 2021 pada 30 Maret 2021 dan diundangkan pada 31 Maret 2021.

Keanehan yang lain, PP No 57 tahun 2021 itu juga bertentangan dengan UU No 12 tahun 2021 tentang Pendidikan Tinggi.

Standar Nasional Pendidikan meliputi kriteria minimal tentang berbagai aspek Pendidikan yang harus dipenuhi oleh penyelenggara dan Satuan Pendidikan.

Ayat (3) Pasal 35 UU 12 tahun 2021 secara tegas menyebutkan bahwa  kurikulum pendidikan tinggi wajib memuat mata kuliah/pelajaran a. agama; b. Pancasila; c. kewarganegaraan; dan d. bahasa Indonesia.

Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu, Minggu (18/4/2021) pagi langsung mengkritik PP yang menghilangkan Pendidikan Pancasila dan Bahasa Indonesia tersebut.

"Tidak logis kalau hilangnya pelajaran Pancasila karena lupa," katanya. 

"Klean teriak SAYA Pancasila. Saat Pancasila dihilangkan dari mata pelajaran sekolah klean diam. Kalau mau ngibul, mohon yg cerdas dikitlah," ujar Said Didu dalam cuitannya di twitter.

Halaman
1234
Editor: Guruh Budi Wibowo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved