Meledak, Hari Ini Bertambah 18 Kasus Covid-19 di Pelalawan, Satu Pasien Meninggal Dunia
Hari ini, Minggu (18/04/2021), kasus Covid-19 di Kabupaten Pelalawan Riau kembali meledak.
TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Hari ini, Minggu (18/04/2021), kasus Covid-19 di Kabupaten Pelalawan Riau kembali meledak.
Penambahan pasien baru Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) terjadi sangat signifikan dibanding sebelumnya.
Warga Pelalawan yang terkonfirmasi positif corona sebanyak 18 orang dan jumlah ini merupakan penambahan terbanyak sepanjang Bulan Januari sampai April tahun 2021 ini.
Ledakan kasus Covid-19 ini menunjukan peningkatan tajam kasus aktif Covid-19 di Pelalawan yang mempengaruhi status zonasi penyebaran virus corona.
Kebanyakan pasien yang baru ini terdeteksi dari rumah sakit.
"Sebagian besar pasien Covid-19 yang baru ini didapat dari rumah sakit. Mereka terjaring saat dilakukan pemeriksaan swab oleh petugas rumah sakit," kata Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Pelalawan, Asril M.Kes, kepada tribunpekanbaru.com, Minggu (18/04/2021).
Asril menjelaskan, setiap warga yang datang berobat ke rumah sakit dengan keluhan sesak, batuk, flu, dan demam akan ditangani terlebih dahulu dengan pemeriksaan rapid test.
Pasalnya keluhan itu sudah menjurus ke gejala Covid-19.
Apabila hasil rapid test reaktif Covid-19, maka dilanjutkan dengan swab test dan hasilnya ternyata positif corona.
Pasien baru ini berasal dari Kecamatan Pangkalan Kerinci, Pangkalan Lesung, Pangkalan Kuras, dan Langgam.
Sebagian besar menjalani perawatan di RS Efarina Pangkalan Kerinci, ada juga yang disarankan Isolasi Mandiri (IM), serta dirawat di rumah sakit di Kota Pekanbaru.
"Jadi masyarakat perlu memahami kembali jika kondisinya saat ini seperti ini. Peningkatan kasus terus terjadi. Kita sarankan untuk melaksanakan Protokol Kesehatan (Prokes)," ungkapnya.
Adapun identitas para pasien yakni SW (41), RM (56), SB (59), RY (61), LB (58), KT (56), JL (39), AlR (52), IS (45), ST (49), LNS (36). Kemudian HT (48), GR (38), ES (41), EAD (23), AS (42), TI (34), dan RAN (32).
Selain kasus baru yang bertambah, tingkat kematian juga kian tinggi. Satu pasien lama berinisial TS (84) meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).
Pasien tersebut menghembuskan nafas terakhir di ruang isolasi rumah sakit dan dikebumikan sesuai dengan protokol kesehatan. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/juru_bicara_satgas_covid-19_pelalawan_asril_mkes.jpg)