Breaking News:

Persoalan Pembangunan Pasar Induk Pekanbaru, Ini Jawaban Kadisperindag Soal Anjuran Putus Kontrak

Persoalan pembangunan Pasar Induk Pekanbaru yang masih belum tuntas membuat beberapa pihak menganjurkan untuk putus kontrak sebagai penyelesaiannya.

Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang
Pembangunan Pasar Induk Pekanbaru di Jalan Soekarno-Hatta tampak terbengkalai. Persoalan pembangunan Pasar Induk Pekanbaru yang masih belum tuntas membuat beberapa pihak menganjurkan untuk putus kontrak dengan rekanan sebagai penyelesaiannya. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Persoalan pembangunan Pasar Induk Pekanbaru yang masih belum tuntas membuat beberapa pihak menganjurkan untuk putus kontrak sebagai penyelesaiannya.

Kepala Disperindag Pekanbaru pun buka suara soal anjuran tersebut.

Ia mengatakan pemutusan kontrak dengan rekanan jadi opsi terakhir dalam upaya mempercepat pembangunan Pasar Induk Pekanbaru

Rekanan pemerintah yakni PT. Agung Rafa Bonai hingga kini belum menuntaskan pembangunan pasar tersebut.

Padahal proses pembangunan pasar itu sudah berlangsung kurang lebih empat tahun. 

Pembangunannya sudah berlangsung sejak tahun 2017 silam.

Ingot Ahmad Hutasuhut menyebut pemutusan kontrak dengan rekanan jadi opsi terakhir.

"Ada beberapa pihak menganjurkan untuk putus kontrak, tapi itu opsi terakhir," tegas Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pekanbaru itu kepada Tribunpekanbaru.com, Minggu (18/4/2021).

Menurutnya, pemerintah Kota Pekanbaru masih memberi kesempatan kepada rekanan untuk menyelesaikan pengerjaan pasar di Jalan Soekarno-Hatta.

Mereka mempertimbangkan bahwa selepas putus kontrak harus mencari pengganti.

Halaman
123
Penulis: Fernando
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved