Breaking News:

Ratusan Guru Bantu Semetara di Pelalawan Belum Gajian Selama 4 Bulan

235 Guru Bantu Sementara (GBS) di Kabupaten Pelalawan Riau belum menerima gaji selama empat bulan terakhir, mulai Bulan Januari sampai April ini. 

Tribunpekanbaru.com / Johannes Wowor Tanjung
Sekretaris Disdikbud Pelalawan, Martias M.Pd, menerima dua orang perwakilan guru kontrak dalam mempertanyakan gaji yang belum dibayar beberapa waktu lalu. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Sebanyak 235 Guru Bantu Sementara (GBS) di Kabupaten Pelalawan Riau belum menerima gaji selama empat bulan terakhir, mulai Bulan Januari sampai April ini. 

Para GBS atau biasa dikenal dengan guru kontrak ini mengajar di beberapa sekolah di Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Pelalawan.

Penugasan guru kontrak ini langsung dari Pemprov Riau ke daerah-daerah yang ditetapkan. Alhasil pembayaran gaji GBS bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Riau.

"Untuk persoalan gaji guru kontrak provinsi, sampai saat ini masih dalam proses penyelesaian DPA anggarannya," terang Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pelalawan, Devitson Saharuddin, kepada tribunpekanbaru.com, Minggu (18/05/2021).

Devitson menerangkan, gaji para guru kontrak itu merupakan dari Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi Riau ke Pemerintah Daerah (Pemda) Pelalawan.

Dana Bankeu tersebut telah dikirim dari Pemprov Riau ke kas daerah Pemkab Pelalawan. Hanya saja perlu dilakukan proses pergeseran anggaran untuk menyesuaikan penganggaran secara rinci. 

Anggaran yang mengalami pergeseran tidak hanya gaji guru kontrak ini, melainkan banyak kegiatan dan program Pemda yang masuk dalam target penggeseran dalam penyesuaian APBD tahun 2021.

BPKAD menargetkan proses penggeseran tinta dalam pekan ini dan usulan pencairan bisa diajukan dari masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

"Minggu ini semua penggeseran sudah selesai dan bisa dicairkan, termasuk gaji guru kontrak ini," tambah Devitson.

BPKAD meminta para guru tersebut untuk bersabar menunggu proses yang sedang berjalan. Gaji mereka akan dibayarkan sekaligus dalam empat bulan ini.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pelalawan, Martias M.Pd, menjelaskan duduk persoalan terkait keterlambatan gaji guru kontak tersebut.

Pada dasarnya 235 GBS di Pelalawan merupakan tanggungjawab Pemprov Riau. Gajinya dibayarkan menggunakan Bantuan Keuangan (Bankeu) dari Pemprov yang diserahkan ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan yakni Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). 

Disdikbud, kata Martias, telah meminta dan mengajukan Bankeu untuk gaji guru kontrak tersebut ke Pemprov. Selanjutnya anggarannya dikirimkan ke BPKAD Pelalawan untuk dicairkan dan dibayarkan kepada para tenaga pendidik tersebut. 

"Tugas Dinas Pendidikan hanya sampai disitu saja. Proses pencairan berada di BPKAD Pelalawan," tambah Martias.

( Tribunpekanbaru.com / Johannes Wowor Tanjung )

Penulis: johanes
Editor: Ilham Yafiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved