Breaking News:

Update Dugaan Korupsi Bagi-bagi Jatah Proyek di Bengkalis, Jaksa Tak Temukan Alat Bukti, Kok Bisa?

Update dugaan korupsi bagi-bagi jatah proyek di Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau, Jaksa sebut tak temukan alat bukti, kok bisa?

Penulis: Rizky Armanda | Editor: Nurul Qomariah
Tribun Pekanbaru/Rizky Armanda
Update Dugaan Korupsi Bagi-bagi Jatah Proyek di Bengkalis, Jaksa Tak Temukan Alat Bukti, Kok Bisa?Foto:Asisten Intelijen Kejati Riau, Raharjo Budi Kisnanto. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Update dugaan korupsi bagi-bagi jatah proyek di Bengkalis Riau, Jaksa sebut tak temukan alat bukti, kok bisa?

Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, Raharjo Budi Kisnanto menyampaikan perkembangan penanganan kasus dugaan korupsi bagi-bagi jatah proyek di Kabupaten Bengkalis.

Disebutkannya, Tim Jaksa Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Riau selaku pihak yang menangani kasus ini, tak menemukan adanya alat bukti dari hasil pengumpulan data (pul data) dan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket).

"Itu Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau melalui Bidang Pidsus melakukan pul data dan pul baket. Dari pul data dan pul baket tadi, tidak ditemukan alat bukti sehingga dihentikan pengumpulan datanya," jelas Raharjo, Senin (19/4/2021).

Disinggung apakah penanganan perkaranya otomatis dihentikan juga, Raharjo memberikan penjelasan.

"Bukan perkara, belum jadi perkara, baru kan berdasarkan surat, jadi surat itu kita lakukan klarifikasi dulu. Dari klarifikasi itu ternyata tidak cukup bukti," terangnya.

Ditanyai artinya penanganan kasus ini tidak dilanjutkan, Raharjo memberi penjelasan kembali.

"Bukan tidak dilanjutkan, jadi setelah dilakukan klarifikasi, tidak cukup bukti," papar Raharjo.

Diberitakan sebelumnya, dugaan rasuah yang terjadi di Kabupaten berjuluk Negeri Sri Junjungan itu, disinyalir terjadi antara rentang tahun 2014 hingga 2019.

Dugaan korupsi tersebut, berawal dari terusan laporan yang diterima pihaknya dari Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenkopolhukam).

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved